»Home » Kupang News » Polkam »
agnesta b. radja
13 Parpol Daftarkan Venus di KPUD Ngada
POS KUPANG/AGNESTA B. RADJA
Calon Bupati Ngada - Wakil Bupati Ngada, Yohanes Vianey Sewo Mena, S.Ip, M.Si dan Damianus Bilo, S. H, M.Hum (Venus) atau paket Venus di KPUD Ngada, Sabtu (13/3/2010).
Senin, 15 Maret 2010 | 10:04 WITA
Ketiga belas parpol tersebut adalah PPRN yang memiliki satu kursi DPRD Ngada, dengan akumulasi sebanyak 2.932 suara sah. Kemudian 12 parpol nonseat lainnya, yakni: Gerindra 926 suara, Partai Kedaulatan 811 suara, PPD 1.160 suara, PPI 463 suara, PNI Marhaenisme 1.246 suara, PKP 348 suara, PPDI 521 suara, Partai Pelopor 1.075 suara, PKDI 391 suara, Partai Merdeka 730 suara, PSI 333 suara, Partai Buruh 534 suara. Dengan demikian,  total jumlah suara sah sebanyak 11.470 atau 16.8 persen dari total suara sah hasil pemilu legislatif Ngada tahun 2009. Maka, dalam berita acara, yang dibacakan sekretaris KPU Ngada, Siprianus Paga menerangkan bahwa paket Venus dinyatakan lolos persyaratan administrasi untuk dilakukan verifikasi selanjutnya. Koordinator tim pemenangan koalisi pengusung Venus, Niko Dhuka dalam sambutannya mengatakan, siapa pun yang menjadi Bupati Ngada, adalah putra terbaik Ngada pilihan rakyat. Ia yakin Venus akan menjadi pemenangnya, namun Venus selalu berkompetisi secara sehat, dan tidak menggesek paket lain. Selanjutnya ketua KPU Ngada, Arnoldus Keli Nani, A.Md menegaskan, agar partai yang saat ini sudah menjadi pengusung Venus, tidak boleh mendaftarkan lagi dalam paket lain. Ia juga menghimbau pada seluruh hadirin, cara memilih dalam bilik suara pemilu-kada 3 Juni mendatang, dengan teknik coblos. (dd) Birokrasi, Ujung Tombak Pembangunan VENUS yang menggelar konferensi pers usai pendaftaran tersebut mengatakan, ujung tombak pembangunan sebuah daerah terletak pada sistem pemerintahan atau birokrasi. Jika yang terjadi, lemahnya sistem birokrasi, maka sangat tidak menguntungkan rakyat. Sebagai birokrasi harus memperhatikan aspek the right man on the right place sehingga tidak terkesan menempatkan orang yang benar pada tempat yang salah atau the right man on the wrong place. Ia mengatakan, menjadi seorang pemimpin adalah melayani, bukan lebih banyak pimpinan yang merasa harus dilayani. Ada empat poin penting yang menjadi tugas utama pemerintah, yakni sebagai regulator, administrator, fasilitator, dan supervisor sekaligus evaluator. Ngada memiliki pengertian yakni menatap jauh ke depan. Maka, Ngada dimasa mendatang membutuhkan pemimpin yang visioner dan mampu; memanage daerah ini ke depan. Jika Venus terpilih nanti, yang terlebih dahulu dibenahi ialah reformasi birokrasi. Pelayanan yang lebih diutamakan berbasis kecamatan sehingga pegawai yang ditugaskan di kecamatan, difasilitasi sarana-prasarana, dan pendanaan secara baik, sehingga merasa tidak diabaikan di kecamatan. Setiap pegawai yang berprestasi akan diberikan penghargaan, dan yang kinerjanya rendah, akan diumumkan sehingga memotivasi daya kinerjanya. Kemudian untuk dokter dan guru yang bertugas di pedesaan, juga akan ditunjang dengan rumah yang layak huni. Selanjutnya jika berkesempatan memimpin Ngada, maka program yang dilaksanakan dalam setahun ialah 70 persen berada di desa, dan 30 persen berada di kantor. Karena jumlah penduduk terbesar berada di pedesaan bukan di kota. Sehingga basis pelayanannya berada di Desa. ia memberi contoh, basis pelayanan kesehatan berada di puskesmas, bukan di rumah sakit. Jika seseorang di desa sakit, butuh waktu cepat untuk mendapat sntuhan medis, karena itu, pusksemaslah pelayanan kesehatan terdekat. Untuk itu, yang harus diperhatikan ialah peralatan medis, juga dokternya. (dd)
Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 48 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
<< Awal < Sebelumnya | 1 dari 1 Halaman Komentar | Selanjutnya > Akhir >>

Inilah pemimpin yang bisa membawa perubahan untuk Ngada tercinta..!!! Selamat Berjuang...

Komentar Oleh: Marianus Milo | Selasa, 30 Maret 2010 | 13:28 WITA

Kami dukung program Venus.......

Komentar Oleh: Corry Foju Goda | Rabu, 17 Maret 2010 | 14:48 WITA

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Jumat, 3 Februari 2012 | 09:40 WITA
Kamis, 2 Februari 2012 | 12:22 WITA
Rabu, 1 Februari 2012 | 09:47 WITA
Selasa, 31 Januari 2012 | 00:25 WITA