»Home » Kupang News » Kupang Crime »
Anggota Polresta Dikeroyok Pria Berkepala Plontos
Laporan Benny Jahang
Senin, 15 Maret 2010 | 09:33 WITA

KUPANG, POS KUPANG.Com -- Dua anggota Polresta Kupang, yakni Bripda Erik Foeh dan Bripda Markus, dikeroyok oleh belasan pria berkepala plontos yang diduga dari institusi tertentu, Sabtu (13/3/2010) pukul 24.00 Wita.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang di tempat kejadian perkara (TKP), menyebutkan, pengeroyokan yang dialami dua anggota polisi itu terjadi ketika keduanya sedang bertugas di Pos Polisi (Pospol) Kelurahan Lahi Lai Bisi Kopan (LLBK), sekitar 100 meter arah utara Terminal Kota Kupang. Peristiwa itu berawal ketika sejumlah pria berkepala plontos itu meneguk minuman keras tidak jauh dari Pospol LLBK.


Melihat hal itu, kedua anggota polisi itu menegur agar tidak meneguk miras di lokasi itu.  Teguran dua anggota polisi itu tidak diterima oleh para pria itu. Mereka langsung memukul kedua anggota polisi yang masih berpakaian dinas lengkap itu.


Setelah memukul dua anggota polisi itu para pria itu langsung melarikan diri menumpang beberapa sepeda motor seperti Kawasaki Ninja berwarna hijau, sepeda motor Mega Pro  hitam, dan Yamaha Jupiter merah dipadu hitam.
 

Kapolresta Kupang, AKBP Drs. Heri Sulistianto yang dikonfirmasi Pos Kupang,  Minggu (14/3/2010), menjelaskan, peristiwa yang dialami dua anggota Polresta Kupang itu telah diserahkan pihak Polresta Kupang kepada DenPOM TNI AD.
 

"Kita sudah serahkan proses penyelidikan kasus itu ke DenPOM TNI AD, karena ada keterangan dari saksi di lokasi kejadian yang menyebutkan ada pelaku yang mengatakan kita bawa saja ke benteng. Karena ada pernyataan seperti itu sehingga kasus ini kita serahkan ke DenPOM untuk diselidiki lebih lanjut," kata Sulistianto.
 

Sementara Danrem 161/Wirasakti Kupang, Kolonel (Inf) Dody Usodo Hargo yang dikonfirmasi terpisah mengaku, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Danrem mengaku, belum mengetahui apakah oknum yang memukul dua anggota Polresta Kupang itu anggota TNI AD atau bukan.
 

"Sampai sekarang pelaku belum ditemukan. Jangan cepat menduga oknum TNI. Lihat kasus di daerah lain seperti Makassar dan Lombok siapa pelakunya? Meski demikian mudah-mudahan pelaku segera ditemukan," kata Danrem. (ben)

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 29 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Selasa, 7 Februari 2012 | 22:42 WITA
Senin, 6 Februari 2012 | 16:03 WITA
Senin, 6 Februari 2012 | 15:45 WITA
Senin, 6 Februari 2012 | 15:27 WITA
Senin, 6 Februari 2012 | 15:23 WITA