»Home » Kupang News » Ekbis »
antara
Memprihatinkan, Jalan Menuju Mutis
Senin, 15 Maret 2010 | 00:14 WITA

 

Jalan yang mulus hanya dapat dinikmati dari SoE, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), ke Kapan, ibu kota Kecamatan Molo Utara sejauh 20 km.

Demikian rekam jejak kondisi Cagar Alam Mutis yang dihimpun Antara dan Kompas, saat melakukan perjalanan jurnalistik ke kawasan Cagar Alam Mutis, Sabtu-Minggu (13-14/3/2010).

Akibat buruknya badan jalan tersebut, keindahan alam dalam kawasan Cagar Alam Mutis tak pernah dikunjungi wisatawan. Hasil pertanian rakyat seperti bawang merah, bawang bombai, bawang putih, wortel, kentang dan kacang-kacangan pun sulit dipasarkan.

"Petani disini menjual semua hasil pertanian dengan amat sangat murah kepada para cukong yang datang dari Kupang. Untuk menjual hasil pertanian ke Kupang, kami harus menyewa truk antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta," kata Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Nenas El Panie kepada Antara dan Kompas di Desa Nenas, Sabtu (13/3/2010) malam.

Desa Nenas adalah salah satu dari tiga wilayah kantung (enclave) dalam kawasan Cagar Alam Mutis di wilayah Kecamatan Fatumnasi. Masyarakat di desa-desa tersebut diperbolehkan untuk mengolah lahan pertanian dalam kawasan Cagar Alam Mutis oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTT.

"Mereka diperbolehkan untuk bercocok tanam tetapi tidak diperbolehkan untuk memotong kayu atau menebang pohon dalam kawasan Cagar Alam Mutis," kata Kepala Balai Besar BKSDA NTT Kemal Amas yang dikonfirmasi secara terpisah.

Menurut El Panie, pihaknya sudah membuat aturan desa bagi warga Desa Nenas untuk tidak boleh memotong kayu dalam kawasan Cagar Alam Mutis, baik pohon besar maupun kecil serta pohon yang sudah mati dengan alasan untuk kebutuhan kayu api sekalipun.

"Jika ketahuan ada warga yang melakukan tindakan demikian, akan dikenakan denda sebesar Rp1 juta. Demikian pun halnya dengan warga yang mengambil udang dalam kali yang menjadi sumber air kehidupan masyarakat," katanya. (antara - editor kro)
 

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 40 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Rabu, 25 Januari 2012 | 20:58 WITA
Selasa, 24 Januari 2012 | 23:15 WITA
Selasa, 24 Januari 2012 | 23:09 WITA
Jumat, 13 Januari 2012 | 21:41 WITA
Jumat, 13 Januari 2012 | 21:36 WITA