"Dua unit mesin rental sudah tiba di Larantuka dan saat ini sedang dalam proses instalasi sehingga kalau masalah listrik sudah bisa teratasi," kata Humas PT Persero PLN Wilayah NTT Paul Bola di Kupang, Sabtu terkait keluhan masyarakat tentang pemadaman listrik di Larantuka sejak Januari 2010.
Paul Bola mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi di daerah paling Timur Pulau Flores sejak Januari lalu itu karena ada tiga mesin pembangkit milik PLN di wilayah itu yang sedang menjalani perawatan rutin.
Perawatan ini memakan waktu beberapa bulan, sementara prosesi keagamaan di Larantuka akan berlangsung awal April sehingga perusahan memutuskan untuk menyewa mesin pembangkit dari Jawa untuk mengatasi devisit daya di daerah itu.
"Perawatan rutin itu memang dilakukan untuk menghadapi prosesi Jumat Agung, tetapi ada kendala-kendala di lapangan dan karena itu, kami harus mengambil langkah dengan menyewa mesin pembangkit karena kami juga tentu tidak ingin prosesi keagamaan terganggu karena masalah penerangan," kata Paul Bola.
Dia berharap pemadaman di Larantuka sudah bisa ditekan mulai akhir Maret atau awal April. Paling tidak beberapa hari sebelum puncak prosesi Jumat Agung pada 2 April mendatang, masalah pemadaman bergilir sudah bisa teratasi.
Ia meminta masyarakat untuk membantu pihak PLN dalam mempersiapkan instalasi listrik agar masalah listrik di daerah itu bisa segera teratasi.
Jumlah pelanggan PLN di Larantuka saat ini sekitar 10.047, dengan kapasitas daya yang dipakai sebanyak 1.680 KW. Karena itu, dengan penambahan 1.000 KW atau satu mega, maka devisit daya yang berdampak pada pemadaman bergilir sejak Januari lalu bisa teratasi, katanya. (T.B017)
(ant)