"Masih ada yang satu-dua ulama yang merestui, mungkin karena pikirannya masih dihantui teori konspirasi," kata Azyumardi Azra dalam diskusi Apa Kabar Indonesia Pagi di tvOne, Sabtu 13 Maret 2010.
Teori konspirasi yang masih 'menghantui' ulama-ulama yang merestui teroris itu salah satunya soal rekayasa Agen Intelijen Amerika (CIA). Azyumardi menilai, pikiran itu masih ada di benak ulama-ulama yang secara tidak langsung merestui aksi teroris.
"Bahkan ada mereka yang pernah bergerak di bidang intelijen juga percaya teori konspirasi," kata mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Ciputat ini.
Kendati demikian, Azyumardi tidak merinci dan menyebut nama ulama yang disinyalir merestui aksi-aksi terorisme. Azyumardi menegaskan, teori konspirasi yang melulu dikaitkan dengan Amerika itu tidak benar.
Bahkan menurut Azyumardi, pelaku bom Bali I sendiri meyakinkan bahwa kemampuan melakukan pengeboman itu tidak terkait Amerika.
"Pelaku bom Bali I menyatakan, itu adalah kemampuan mereka sendiri. Tidak ada konspirasi," ujarnya lagi. (VIVAnews)