Api diduga berasal dari lampu pelita yang diletakan di dalam kamar salah satu penghuni. Pelitah jatuh dan menyambar dinding rumah.
Beberapa saksi mata yang tidak bersedia namanya dikorankan, menuturkan, penyebab kebakaran adalah lampu pelita. Api menyambar dinding rumah dari kamar nomor dua yang dihuni Arnold dan keluarganya.
Arnold meletakkan lampu pelita di dalam sebuah ember plastik. Ember terbakar kemudian api menyambar dinding rumah dan terus merambat ke kamar lainnya.
Dorce Tafuik, salah satu penghuni kamar kos, saat ditemui di lokasi kebakaran menjelaskan, saat terjadi kebakaran semua penghuni rumah sedang tidur. "Kami semua penghuni terkejut, setelah Arnold berteriak," kata Tafuik.
Tafuik menambahkan, api merambat sangat cepat merambat ke dinding bebak. Banyak barang-barang dalam rumah yang tidak sempat diselamatkan. " Kami hanya pakian dibadan. Beras, tempat tidur dan perabot rumah tangga lainya, hangus terbakar," katanya. (den)