Akibatnya, jumlah murid di setiap ruangan kelasnya melebihi angka ideal, yakni 28 orang. Rinciannya, kelas 1A 51 orang, 1B 36 orang, 2A 32 orang, 2B 30 orang, kelas tiga 51 orang, kelas empat 54 orang, kelas lima 46 orang, dan kelas enam 32 orang.
Sejumlah guru di sekolah itu mengatakan hal tersebut saat ditemui wartawan di sekolahnya, Sabtu (13/3/2010).
"Terakhir sekolah kami direnovasi pada tahun 2006 lalu, terdiri dari enam ruangan kelas, satu ruangan guru dan WC. Sejak saat itu sampai sekarang tidak ada bantuan ruangan lagi, pada hal kondisi ruangan kelas kami sudah tidak bisa lagi menampung jumlah murid yang ada," kata Wakil Kepala Sekolah, Theresia Tangguh. (ff)