Banyaknya calo TKW itu berdampak pada banyak TKW 'ingusan' yang dikirim ke luar negeri.
Alske Kase, salah seorang anggota DPRD NTT mengungkapkan hal itu, kepada Pos Kupang di SoE, Sabtu (13/3/2010).
Dia membeberkan fakta itu setelah bertemu ratusan TKW yang terlantar di Jakarta. Dari ratusan TKW itu paling banyak dari TTS. TKW TTS itu, kebanyakandi bawah umur.
Kase mengatakan, rata-rata TKW di bawah umur itu dipalsukan jati diri dengan menerbitkan KTP palsu dan lainnya.
"Akta kelahiran dipalsukan, KTP juga begitu. Makanya TKW itu bisa tinggalkan TTS untuk ke luar negeri. Pemalsuan itu untuk memenuhi syarat pengiriman TKW," ujarnya.
Kase meminta pemerintah kabupaten setempat mencabut izin operasional PJTKI yang bermasalah. Hal itu untuk mengentaskan calo TKW dari TTS. (editor kro)
PJTKI yang bermasalah itu, pantasnya disebut sebagai PEDAGANG MANUSIA
Mengapa TKW memilih jalan pintas dan juga jalan potong kompas seperti ini,karena kehidupan di kampung halamannya tidak menjanjikan. Janji setan agen TKI lebih menjanjikan, siapa bisa potong kompas setan, ayo??