Rakor ini bertujuan mempersiapkan semua unsur di setiap kabupaten/kota dalam menghadapi Ujian Nasional (UN), 22 Maret mendatang.
Di sela kegiatan tersebut, Jumat (12/3/2010), Kepala LPMP Propinsi NTT, Drs. Ismail Kasim, mengatakan, rakor TPI dihadiri oleh semua koordinator TPI dan ketua Dewan Pendidikan dari kabupaten/kota se-NTT. Koordinator TPI adalah para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di propinsi, kabupaten/kota di NTT.
Kasim menjelaskan, kegiatan pemantauan, selain dilakukan oleh TPI, juga pengawasan yang dilakukan oleh para dosen dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan UN di NTT.
"Saya juga sudah menghimbau untuk memantau sejauh mana pelaksanaan pencetakan dan pendistribusian soal. Karena ujian tinggal 10 hari lagi, apalagi NTT memiliki letak geografis yang agak sulit untuk transportasi. Jadi harus dipersiapkan secara baik sehingga tidak timbul kesalahan-kesalahan teknis seperti tahun- tahun sebelumnya," katanya.
Menurut Kasim, kegiatan pemantauan oleh TPI diketuai oleh Rektor Undana, Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M.App, Sc, Ph.D. Diharapkan, pelaksanaan UN bisa berjalan sesuai dengan tema UN tahun 2010, yakni Pelaksanaan UN Secara Jujur dan Berprestasi.
Ia menambahkan, untuk mencapai UN yang jujur dan berprestasi, diperlukan dukungan semua pemangku kepentingan yang meliputi dinas PPO propinsi, kabupaten/kota, pemerintah daerah, masyarakat, sekolah, guru, orangtua dan siswa itu sendiri.
Kasim mengatakan, UN tahun 2010 berbeda dengan UN sebelumnya, karena pelaksanaannya dipercepat tanggal 22 Maret 2010. Hal ini terjadi karena adanya UN susulan bagi peserta yang tidak mengikuti UN utama dengan alasan sakit dan sebagainya, dan adanya UN ulangan bagi peserta yang tidak lulus pada UN utama untuk mata pelajaran tertentu.
Pelaksanaan UN susulan akan berlangsung pada tanggal 29 Maret dan UN ulangan akan dilaksanakan pada tanggal 10-14 Mei 2010.
Kasim berharap, dengan pemantauan yang dilakukan TPI, pelaksanaan UN di NTT akan semakin baik dan berkualitas. (nia)