"Daya yang dimiliki pembangkit yang ada tidak mencukupi kebutuhan masyarakat, yakni masih kekurangan daya sebesar 3 Mega Wat (MW)," kata Asisten Manajer Pembangkit PLN Cabang Kupang, Wahyu Pratomo, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/3/2010).
Pratomo mengatakan, kekurangan daya tersebut belum bisa teratasi, karena mesin pembangkit milik PLN Cabang Kupang sementara dalam perbaikan dan baru akan selesai pada bulan Juni 2010. "Pelayanan kembali normal pada bulan Juni 2010," katanya.
Menurut Pratomo, saat ini PLN melayani masyarakat menggunakan pembangkit yang disewakan dari Jakarta sebanyak 48 unit dengan totol daya sebesar 13,5 MW.
Mesin yang disewakan itu, kata Pratomo, ditempatkan pada PLTD Tenau sebanyak 42 unit, terdiri dari dua rental, yakni rental pertama 30 unit dengan totol daya sebesar 6 MW dan rental kedua 12 unit dengan total daya sebesar 5 MW. Sedangkan sisanya sebanyak 6 pembangkit ditempatkan di PLTD Kuanino dengan total daya 2,5 MW.
"Daya yang dimiliki mesin yang ada juga tidak stabil dan sering turun naik, sehingga PLN terus melakukan pemadaman bergilir hingga saat ini. Pelayanan bisa normal apabila pembangkit milik PLN sudah selesai diperbaiki," tegasnya.
Menurut Pratomo, PLN Cabang Kupang memiliki pembangkit sebanyak 13 unit dengan total daya sebesar 20,8 MW, sementara beban puncak mencapai 30 MW.
"Beban puncak pada saat panas berlebihan dimana semua AC dihidupkan. Berbeda dengan musim hujan beban puncak di bawah 30 MW," katanya.
Menurutnya, untuk mengantisipasi kekurangan daya itu PLN merencanakan akan menyewa sebuah mesin pembangkit dari Jakarta dengan daya sebesar 14 MW pada bulan Juni 2010 mendatang. Selain itu, lanjutnya, ada peralihan sebuah mesin dari Bengkulu dengan daya sebesar 6,3 MW serta pembangkit yang sementara diperbaiki siap dioperasikan. "Kita pastikan pada bulan Juni 2010 pelayanan kembali normal," kata Pratomo.
Pratomo juga menjelaskan, terjadi pemadaman total pada tanggal 9 Maret 2010 yang lalu akibat gangguan pada jaringan penghubung dua dari PLTD Tenau dengan PLTD Kuanino di sekitar PLTD Tenau.
"Ada tiga jenis kabel yang putus sehingga terjadi pemadaman totol. Saat itu juga langsung diatasi walau memakan waktu kurang lebih 3,5 jam dari pukul 06.30 hingga pukul 22.00 Wita," katanya. (mas)