Permintaan Komisi III DPR RI itu disampaikan dalam pertemuan dengan jajaran Polda NTT di Mapolda NTT, Kamis (11/3/2010). Dalam pertemuan yang dipimpin Kapolda NTT, Kombes Polisi Yorri Yance Worang itu, Komisi III DPR RI dipimpin Dr. Benny Kabur Harman, S.H. Pertemuan ini membahas berbagai persoalan penegakan hukum di NTT.
Dalam pertemuan itu, anggota Komisi III DPR RI yang juga anggota Fraksi Partai Golkar, I Gede Adi Putra, S.H mempertanyakan berlarutnya proses penyidikan kasus pembunuhan siswi SMPK Sta. Familia Sikumana itu.
"Kita minta kasus pembunuhan ini diproses pihak penyidik dan segera diungkap pelakunya. Apalagi kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas di daerah ini," kata Adi Putra.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Wakapolresta Kupang, Kompol Kuswoto, S.I.K mengatakan, penyidik Reskrim Polresta Kupang belum berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Elisabeth Zelvin Sonbai (13) itu.
Menurut Kuswoto, penyidik Reskrim Polresta Kupang terus menyelidiki kasus tersebut termasuk memeriksa 14 orang saksi. Namun, pelaku pembunuhan tersebut belum terungkap. "Sampai sekarang pelakunya belum berhasil terungkap," kata Kuswoto.
Untuk diketahui, Elisabeth Zelvin Sonbai (13), siswi kelas II SMP Sta. Familia Sikumana Kupang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di ruas jalan Jalur 40 Kelurahan Manulai, Kecamatan Alak, Selasa (8/9/2009). Saat ditemukan, salah satu pergelangan tangan korban dipotong. Pada bagian wajah korban hitam lebam sehingga nyaris sulit dikenali. (ben)