"Dulu pak Yahya samA Marko ngontrak bareng, cuma Pak Yahya masuk tanggal 13 Mei 2009 terus Marko masuk tanggal 18 Agustus 2009," ungkap Mawi Hartono, RT setempat.(11/3/2010).
Saat Marko ingin melaporkan ke RT setempat, ia ditemani Dulmatin."Waktu Marko ke sini, dia sama Pak Yahya, terus pak Yahya ngasih KTP Marko. Marko ngakunya kuliah di UIN Syarif Jakarta" tambah Mawi.
Pak Karsana, sang pemilik kontrakan yang kebetulan ada di kediaman RT, menambahkan bahwa pada bulan November 2009 Marko diusir karena keluhan warga yang sering memergoki Marko dan Tari sering melakukan perbuatan mesum di tempat terbuka.
"Mereka sering ciuman di depan teras kontrakan terus di pinggir setu Pamulang. Bahkan ada anak kecil yang pernah ngeliat mereka ciuman. Kan dia (Tari) pakai cadar, ga pantes dong" ujar pak Karsana.(Tribunnews.com/iwantaunuzi)
Sent by: ati