»Home » Kupang News » Nasional »
persda network
Wapres Boediono Berpidato Muncul Tamu Tak Diundang
Kamis, 11 Maret 2010 | 17:21 WITA

 "Ada kucing yang juga mengunjungi Puskesmas Tambora (Pusat Kesehatan Masyarakat). Kayaknya hamil ya. Tapi, sudah telat KB,"  ujar Wapres Boediono yang disambut
tawa peserta silaturahmi.

Sebelum kucing hamil itu melintas, Wapres mencoba memaparkan tentang fungsi dari Puskesmas. Menurutu Boediono keberadaan Puskesmas harus tetap sebagai pusat kesehatan bagi masyarakat.

"Lima tahun ke depan, masalah peningkatan derajat kesehatan akan tetap dikejar. Beberapa indikator harus diperbaiki dan ditingkatkan.  Ada indikator untuk mengejar sasaran yang ingin dicapai dibanding negara lain. Salah satu kuncinya adalah lembaga yang menjangkau dan menangani masyarakat secara langsung. Oleh karena kita harus tingkatkan derajat kesehatan masyarakat," tukasnya.

Dalam acara silaturahmi, bukan hanya Wapres yang mengalami hal tak terduga.
Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih juga menerima
pertanyaan kejutan. Tiba-tiba seorang ibu anggota jumantik menagih janji kepada Menkes .

"Ibu Menkes pernah janji mau memberi alat PSN di wilayah. Ibu juga janji akan mengajak saya ke Kalbar dalam rangka kunjungan PSN," mendengar pertanyaan tiba-tiba hamir semua peserta tertawa tdka terkecuali Wapres Boediono dan Menkes Endang Rahayu.

Karena ditodong untuk mengajak kunjungan mau tidak mau Menkes segera mengajaknya ke Kalbar dalam kunjungan Menkes pada tanggal 18 Maret nanti.


"Ya jangan banyak-banyak ya Bu, saya masih ingat  nanti tanggal 18 ada kunjungan kerja ke Kalimantan barat, kita ke perbatasan malaysia," jelasnya.

Sebelumnya, Wapres Boediono juga melakukan silaturahmi dengan siswa SMA, SMK, dan yang setingkat se-DKI Jakarta, serta perwakilan komunitas pendidikan DKI. Bertemu dengan pelajar adalah hal yang membuat Wapres Boediono senang. Itu karena
pelajar adalah wajah Indonesia di masa depan.

"Kalau bertemu siswa, hati saya berbunga-bunga. Itu karena saya melihat wajah-wajah yang segar berseri, penuh semangat, dan penuh harapan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat," tukasnya disambut tepuk tangan ratusan siswa. tuturnya.

Berbagai pesan disampaikan Wapres Boediono keada para pelajar dan pengajar  terutama sebagai generasi muda dan menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

"Ada beberapa hal penting yakni keterampilan yang cukup, watak yang baik, kejujuran, serta satu kata dan perbuatan. Hal tersebut sebagai penunjang dan pembentuk pemimpin masa depan.
Tak lepas juga peran dari orang tua dan keluarga, pengajar, dan
masyarakat. Kesiapan anak sebagai calon pemimpin untuk memiliki keterampilan minimun yang cukup. Bukan hanya untuk mengatasi masalah lokal, tapi juga global," paparnya.

Wapres menambahkan untuk menjadi pemimpin yang handal tidak cukup hanya ketranpilan juga  harus bisa menciptakan iklim yang terbaik agar bisa tumbuh dan bersemi pemimpin di masa depan.

"Dengan pemimpin yang baik maka bangsa akan jaya, maju, dan masuk dalam peta dunia. (Persda network/yon)

 

 

 

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 37 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Rabu, 8 Februari 2012 | 10:33 WITA
Rabu, 8 Februari 2012 | 10:23 WITA
Rabu, 8 Februari 2012 | 01:06 WITA
Senin, 6 Februari 2012 | 21:05 WITA