Memanfaatkan dana tersebut, Pemerintah Kota mengalokasikan untuk beberapa kegiatan pembangunan. Diantaranya, membangun bendung Biknoi-Naikolan, Kota Kupang.
Selain itu, dana itu juga digunakan untuk membangun bendung air baku lengkap, water treatmen, jaringan pipa tranmisi plus fasilitas-fasilitas umum (fasum) untuk masyarakat kota ini.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kupang, Beni Sain, pada saat sosialisasi pembangunan Bendung Biknoi-Naikolan, Selasa (9/3/2010) siang.
Dia mengharapkan, dengan adanya pembangunan sarana umum berupa Bendung Biknoi-Naikolan tersebut, pasokan air untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Kupang menjadi lebih baik.
Untuk diketahui, selama ini masyarakat Kota Kupang selalu mengeluhkan kesulitan air untuk kebutuhan rumah tangga. Sumber air yang dikelola oleh PDAM Kota dan Kabupaten Kupang, belum didistribusikan secara baik.
Konsekuensinya, masyarakat di sebagian wilayah, seperti Perumnas, Kelurahan Nefonaek, Namosain, Alak, Penfui dan beberapa tempat lainnya, lebih mengandalkan mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. (editor kro)