»Home » PK Minggu » Jendela Hati »
Alfred Dama
Ragu Pacaran dengan Cowok Sarjana
Minggu, 7 Maret 2010 | 23:05 WITA




Kerja bantu orangtua buka katering. Banyak pelanggan kami dari tempat-tempat pelatihan yang pesertanya datang dari berbagai daerah.

Dari sebuah tempat latihan, saya berkenalan dengan seorang pemuda bernama Zem. Dia pegawai negeri, masih staf biasa, namun punya potensi sehingga sering ditugaskan datang ke Kota Kupang.

Saya berasal dari keluarga Jawa, sedangkan Zem, campuran Flores dan Kalimantan. Perkenalan dan berlanjut dengan pacaran yang sekarang kami sudah jalani 6 bulan.

Zem ternyata adalah pemuda yang baik. Selain suratnya yang rutin dikirimkannya pada saya, dia juga mulai sering ke Kupang. Mungkin kariernya di kantor juga semakin bagus.

Saya memang tidak banyak pengalaman soal cinta. Namun kata orang cinta yang berjalan terlalu mulus, biasanya kandas. Saya menjadi ragu, cerita cinta antara saya dengan Zem terlalu mulus tidak ada hambatan.

Cuma saja tingkat pendidikan kami cukup berbeda. Dia sarjana Ilmu Pemerintahan (S.Ip) dan saya cuma tamat SMA. Saya khawatir ini hanya satu permulaan yang baik saja. Selanjutnya mungkin akan menjadi sangat lain.

Tapi dokter, apa yang harus saya buat,  apakah saya menerima saja cinta ini tanpa memikirkan resikonya?
Selain itu juga di kantor tampaknya Zem sangat dipercaya sehingga dia bisa sering datang di Kupang.

Berarti makin hari Zem makin tinggi pangkatnya, sedangkan saya tetap seperti ini, berarti perbedaan tambah jauh lagi. Belum lagi perbedaan pekerjaan, seperti sekarang ini.

Itu semua yang membuat saya jadi ragu dan ragu. Dokter bantu saya dulu, barangkali karena saya belum berpengalaman. Atas bantuan dan jawaban dokter, saya ucapkan terima kasih.
Salam, Melati di Oepoi–Kupang


Saudari Melati yang Baik,
Pertama-tama saya mengucapkan selamat bertemu dan terima kasih atas suratnya yang begitu simpatik. Selamat juga atas cintanya yang sedang bersemi.

Sebetulnya perasaan galau yang sedang Anda alami merupakan sindroma normal pada orang yang sedang jatuh cinta. Hanya saja sindroma yang melanda Anda saat ini terlalu condong kepada suasana hati yang terlalu pesimis.

Anda terlalu ragu, terlalu hati-hati dan kurang percaya diri. Memang baik berlaku hati-hati dalam bercinta, namun suasana pesimistik perlu segera diubah.

Ingatlah bahwa Zem yang Anda cintai itu, saat ini juga sedang mencintai Anda. Persoalan yang pertama Anda pikirkan adalah bahwa Zem itu tinggal di tempat lain yang jauh dari pengamatan langsung Anda.

Artinya Anda hanya bisa mengamati Zem saat dia berada di Kupang dan Zem mengenal Anda juga saat dia punya waktu ke Kupang. Ini sangat riskan.

Yang saya maksudkan riskan adalah bahwa kumpulan memori Anda atau kenangan bersama Zem masih terlalu sedikit untuk mengakar agar cinta Anda bisa tumbuh kokoh dan kuat.

Hal yang perlu Anda lakukan adalah membuat sejarah cinta. Ciptakan suasana, kejadian atau kisah yang dapat memberi inspirasi kuat untuk saling mengingat satu sama lain.

Caranya kalau Zem datang lagi, jangan ragu jalan-jalan, jangan ragu menciptakan suasana romantis berduaan, misalnya ke pantai bersama.

Bawakan makanan yang paling enak dari usaha katering Anda, makan berdua di Pantai Lasiana. Tapi jangan terlalu banyak membebani

 kantong”nya. Jangan buat dia terlalu banyak keluarkan uangnya. Semua itu adalah investasi pada memori dalam bank ingatan kalian berdua, yang selanjutnya diartikan oleh pikiran sebagai kenangan.  

Selanjutnya, soal hati. Hati adalah takta dari semua suasana, baik -buruk, susah–senang, pedih dan bahagia. Kegiatan fisik kita sangat dipengaruhi oleh suasana hati ini.  Secara logika Anda mengartikan bahwa kalian berdua sedang jatuh cinta.

Senyum Zem atau kehadirannya secara fisik sangat menggoda. Begitu pun sebaliknya. Kalian tampak bisa bahagia, hanya saja pikiran mengotorinya sedikit dengan berdalih, kalian terlalu jauh berbeda soal pendidikan.

Dari cerita Anda nampak sekali suara hati Anda memberi sinyal bahwa Anda bahagia, Anda rindu, Anda  damai di samping Zem.  Ini namanya galau dalam hati orang yang sedang jatuh cinta. Dan itu normal serta sah-sah saja.

Mengapa Anda  ragu?.

Hal itu karena Anda menilainya dengan pikiran dan bukan memakai hati. Suara hati tidak pernah membisikkan yang salah. Suara hati itu selalu benar, lurus dan bersih, dengarkan dia.

Soal pendidikan, itu tidak terlalu menjadi ukuran utama. Yang paling penting adalah wawasan seseorang. Saat ini ilmu dan pengetahuan tidak hanya diperoleh di bangku sekolah formal. Anda bisa belajar dari sumber mana saja.

Surat kabar, majalah, televisi, buku-buku, terlalu mudah untuk diperoleh. Andalannya hanya satu, kemauan untuk maju. Orang selalu bilang bahwa dalam urusan hati dan cinta, kesamaan pandangan dan kesamaan persepsi sangat berperan.

Atau kawula muda mengistilahkan bahwa dalam komunikasi, omongnya  nyambung”.  Banyak orang besar, orang terkenal bahkan tokoh-tokoh masyarakat yang tidak memiliki latar belakang pendidikan formal yang memadai, tapi wawasannya luas karena mereka bisa belajar secara mandiri.

Jadi jalan keluar yang paling pas untuk Anda saat ini supaya tidak terlalu pesismis menghadapi Zem, adalah belajar tentang berbagai hal demi memperluas wawasan.

Zem akan terkagum-kagum dan tambah mencintai Anda manakala setiap kali dia datang ke Kupang Anda selalu memiliki penambahan nilai.

Selanjutnya, Anda berdua banyak terhalang oleh jarak, maka modal berikut untuk melanggengkan cinta Anda berdua adalah saling percaya. Anda percaya bahwa Zem mencintai Anda dan Zem-pun percaya Anda mencintainya.

Sepanjang kalian berdua bisa memelihara kepercayaan ini secara baik, jangan khawatir, karena Zem akan tetap mencintai Anda. Kecurigaan yang berlebihan akan menghancurkan sendiri perjalanan cinta kalian.

Saling pengertian akan mengalahkan kecuriagaan. Saling percaya akan mengalahkan rasa cemburu yang membakar. Dengan demikian cinta kalian bisa bergaransi bahagia.  Demikian penjelasan saya, semoga Anda semakin berani untuk jatuh cinta.
Salam,  dr. Valens Sili Tupen, MKM

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 47 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Minggu, 29 Januari 2012 | 22:33 WITA
Senin, 23 Januari 2012 | 20:17 WITA
Senin, 16 Januari 2012 | 18:32 WITA
Senin, 19 Desember 2011 | 21:40 WITA
Senin, 12 Desember 2011 | 10:21 WITA