»Home » Regional NTT » Humaniora »
Apolonia Dhiu
Lulusan PGRI Agar Menanam Pohon
POS KUPANG/Apolonia Dhiu
Universitas PGRI NTT melepas 343 sarjana pada acara wisuda di Aula El Tari Kupang, Jumat (5/1/2010).
Senin, 8 Februari 2010 | 13:06 WITA

 

Para lulusan harus ikut menjaga dan merawat alam dengan menanam tanaman produktif, seperti cendana, gaharu, mangga dan tanaman lainnya.

Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L Foenay, mengatakan hal tersebut pada Wisuda Sarjana Angkatan VII, Universitas PGRI NTT, di Aula El Tari Kupang, Jumat (5/2/2010).

Hadir pada kesempatan itu, Ketua Yayasan PGRI Pusat, Drs. H Sugito, M. Si, Ketua Kopertis Wilayah VIII, Prof. Dr. Ir. Baharudin, M. S, Muspida Propinsi NTT dan Kota Kupang, keluarga wisudawan dan undangan lainnya. Wisuda ini dimeriahkan dengan Paduan Suara PGRI NTT.

Wagub mengatakan, para lulusan hendaknya bisa mencermati berbagai sumber daya lokal yang ada di sekitar. Dengan bekal ilmu pengetahuan yang dimiliki, para lulusan harus dapat mengubah pola pikir berwira usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

Menurut dia, pemerintah tidak bisa mengakomodir semua pencari kerja. Para wisudawan harus berupaya maksimal melirik dunia usaha dengan pola wirausaha. Karena itu, lembaga perguruan tinggi perlu membekali para mahasiswa dengan pengetahuan praktis yang bersifat kearifan lokal.

Ia mengatakan, predikat sarjana yang disandang hendaknya membuat para lulusan semakin matang, cerdas dan dewasa, terutama dalam menentukan pola pikir, sikap dan tindakan sesuai dengan nilai intelektualitas, profesionalitas dan keimanan yang diyakini.

Ilmu yang didapatkan di bangku kuliah, katanya, dapat diwujudnyatakan dalam kehidupan bermasyarakat sebagai konsekuensi dari gelar kesarjanaan yang diraih.

Selain itu, kehadiran para wisudawan diharapkan memberi nilai tambah dan mampu memotivasi masyarakat dalam pembangunan. (nia) Universitas PGRI NTT, Semuel Haning, S. H, M.H, mengatakan, pada tahun 2010, perguruan tinggi ini akan mengembangkan sistem penjamin mutu bagi semua peserta didik untuk memenuhi persyaratan mutu akademik.

 

Kembangkan Sistem Penjamin Mutu

REKTOR

Ia mengatakan, para wisudawan dapat menjunjung tinggi almamater dengan bekal ilmu yang didapatkan untuk dikembangkan di masyarakat.

Kehadiran Universitas PGRI NTT di daerah ini tidak terlepas dari realitas kebangsaan yang plural, sehingga lembaga ini memiliki keanekaragaman suku, ras, agama, budaya dan bahasa. Tanpa komitmen ini, kata Haning, Universitas PGRI NTT tidak ada apa-apanya di bumi Flobamora.

Ia mengatakan, pada wisuda periode VII ini, Universitas PGRI NTT melepas 343 orang sarjana (S1) dari 11 program studi dan lima fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian.

Sampai saat ini, Universitas PGRI telah mewisuda 2.026 sarjana dan yang masih aktif melakukan perkuliahan sebanyak 4.786 orang mahasiswa.

Pada wisuda periode 2010 ini, Universitas PGRI NTT melakukan dua kali wisuda, yakni periode Februari dan Juli 2010. (nia)

 

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 78 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Minggu, 29 Januari 2012 | 18:49 WITA
Minggu, 29 Januari 2012 | 18:38 WITA
Selasa, 24 Januari 2012 | 17:28 WITA
Senin, 16 Januari 2012 | 17:28 WITA
Kamis, 12 Januari 2012 | 10:30 WITA