Gambaran ini menunjukkan bahwa ikat pinggang tidak sekedar kelengkapan busana tetapi bisa menjadi aseoris yang membuat kaum wanita terlihat lebih cantik dan menarik. Dan, mungkin Anda akan berpikir untuk menambah koleksi ikat pinggang Anda setelah mengetahui kegunaannya.
* Terlihat lebih langsing. Fungsi dari ikat pinggang memang luar biasa. Ikat pinggang bisa mengubah tampilan dari pakaian yang kita kenakan, bahkan memodifikasi tampilan kita. Dengan tali pengait, ikat pinggang akan menyatukan dan membuat penampilan kita lebih rapi. Dalam sekejap, Anda akan tampil lebih langsing. Anda bisa mengenakan ikat pinggang klasik dari kulit yang biasa digunakan pada celana panjang (meskipun ikat pinggang jenis ini juga jadi favorit). Namun untuk membuat kesan langsing Anda juga bisa menggunakan ikat pinggang yang lebar seperti ikat pinggang kimono Jepang (Obi), yang akan membuat pinggang Anda terlihat lebih langsing dan tinggi.
* Membuat tampilan jadi baru. Saat menggunakan ikat pinggang yang berbentuk lingkaran (kecil) pada celana panjang, maka fungsinya bisa menjadi apa saja. Mulai dari menyembunyikan bentuk sweater yang kebesaran, dasi yang kepanjangan, atau blus yang kedodoran.
* Menciptakan kesan feminin. Menggunakan ikat pinggang di pinggang bagian atas (berada di atas celana panjang), akan menciptakan kesan yang feminin dan membuat tubuh Anda berlekuk seperti jam pasir. Ikat pinggang dengan kancing yang digunakan pada jeans atau terusan akan terlihat kasual dan sporty.
* Memberikan "statement". Pilih ikat pinggang dengan satu warna, motif (floral print atau animal print), atau dengan detail bebatuan atau permata. Anda cukup memakai atasan polos yang simpel, karena ikat pinggang Anda sudah "berbicara".
* Pakai kalung untuk mengikat pinggang. Ikat pinggang sekarang tampil dengan banyak gaya. Misalnya menggunakan pernak-pernik bebatuan, rantai, tali, atau bandul. Anda juga bisa menggunakan kalung panjang (dari batu-batuan atau mutiara) untuk dijadikan ikat pinggang lilit.(kompas.com)
Cara Memilih Kosmetik yang Sehat
PERALATAN make-up pastilah jadi salah satu item yang Anda miliki. Make-up bisa membantu Anda untuk menonjolkan bagian wajah Anda yang baik, dan menyamarkan yang kurang baik.
Namun tahukah Anda, bahwa ada beberapa produk make-up yang terbuat dari bahan yang kurang baik untuk kulit? Bahan kimia yang dimaksud adalah biomutagen, yang bisa mengacaukan keseimbangan hormon dalam tubuh. Salah satunya phthalates, yang merupakan bahan kimia yang digunakan dalam parfum, kosmetik, kuteks, dan plastik.
Perempuan yang rutin menggunakan produk-produk yang mengandung perusak hormon ini dalam banyak kasus akan menderita gangguan kesuburan, dan meningkatkan resiko kanker pada anak-anak mereka.
Kita seringkali tidak memahami, apa bahan dasar yang dipakai untuk produk tertentu yang kita pakai. Oleh karena itu, lebih baik Anda lebih berhati-hati dalam memilih kosmetika yang aman untuk Anda gunakan.
Dr Robert Greene, penulis buku Hormone Balance for Fertility, menjelaskan caranya:
* Menggunakan bahan organik. Secara umum, bahan-bahan ini aman dan hanya sedikit mengandung zat kimia. Anda tetap harus mengecek lagi label yang mencantumkan bahan-bahan yang dipakai, dan pastikan tidak ada yang berbahaya.
* Gunakan make-up yang simpel. Lebih sedikit yang Anda pakai akan lebih baik. Kurangi penggunakan bahan make-up yang tidak perlu untuk keperluan sehari-hari.
* Jangan menggunakan make-up yang mengandung parfum. Ada sebagian make-up atau kosmetik yang memang menggunakan parfum sebagai tambahan untuk produknya. Perlu Anda ketahui, bahan kimia yang bisa merusak tubuh umumnya terdapat pada bahan yang mudah meresap ke pori-pori tubuh dan masuk ke aliran darah. Seperti parfum, contohnya.
* Kurangi penggunaan kuteks. Saat memulas cat kuku, pastikan Anda berada dalam ruangan yang terbuka (bau cat kuku yang umumnya mengandung zat kimia bisa meresap masuk lewat pernafasan). Akan lebih baik jika Anda menghindari cat kuku yang mengandung phthalates. Begitu juga dengan cat rambut.
* Buat daftar belanja Anda. Lembaga non profit bernama Environmental Working Grup memiliki data lengkap tentang produk-produk yang bebas biomutagen. (shine/kompas.com)