11 Kronologi Penangkapan Empat Pelaku Pembunuhan Langoday - Pos Kupang
Pos Kupang
Kronologi Penangkapan Empat Pelaku Pembunuhan Langoday
Sabtu, 25 Juli 2009 10:13 WITA
Share |


* Pukul 07.49-07.52: Kasat Reskrim AKP I Gede Putra Yase, membentuk empat tim dan bergerak ke sasaran.Tugasnya memberikan laporan keberadaan tersangka.
* Pukul 08.20 Wita: Target pertama  terendus,  tim penyidik bergerak dengan mobil patroli ke rumah Abubabkar dan menciduknya.
* Pukul 08.40 Wita:  Tim kecil melaporkan lagi  target kedua, Gori Alexander  berada di  Kejaksaan Negeri Lewoleba dan tim penyidik bergerak menciduknya.
* Pukul 09.00 Wita: Aries Langobelen diamankan di rumahnya dan tim penyidik menjemput.
* Pukul 09.20 Wita: Aji Eros diamankan anggota Polres dan dijemput penyidik.
* Pukul 09.30 Wita. Ketua tim  bersama anggota membubarkan diri beristirahat.


Tujuh Tersangka  Ditahan

1. Lambertus Bedi Langoday
2. Mathias Bala
3.  Muhammad Kapitan
4.  Abubabakar alias Abu
5. Gori Alexander
6. Aries Langobelen alias Aris
7.  Muhamad Hasan  Ratuloli alias Aji Eros Ratuloli

Curhat Tersangka

Abubakar: Saya tidak kaget juga. Saya pikir saya hanya dipanggil lagi. Sedangkan saya sudah berikan keterangan tempo hari.  Yang kita sma-sama di kantor itu hari itu (Abubakar duduk berdampingan dengan Bedi di ruangan penyidikan. Pak  juga saya lihat di kantor  itu hari itu. (Tertawa).

Gori Alexander: Ketik ganti nama saya dulu. Nama saya Gori Alexander, bukan Goris, baru  saya mau tanda tangan. Saya hanya  mau tanda tangan pada tulisan pakai ketik, bukan tulisan tangan. Jangan main kasar begitu, kita ini sama-sama aparat. Saya juga mengerti hukum.

Aries Langobelen: Saya kurang tahu saya terlibat.  Saya kaget waktu mereka datang. Saya siap-siap mau pergi kerja di proyek.  Ada proyek di samping Jalan MAN, punya bapak haji yang dapat. Saya tidak dapat proyek. Saya hanya bantu-bantu saja. Saya biasa begitu.
Aji Eros. Saya  sudah bangun waktu polisi datang ke rumah. Tadi malam saya mete di acara pesta nikah. Saya bangun tidur terlambat.  Mata saya masih bengkak. Saya kaget ada polisi datang ke rumah saya. Saya tidak tahu saya terlibat dalam kasus apa, saya ditangkap. (ius)