Sudah 300 Pendaftar SM3T di Undana

Sekitar 300-an yang telah mendaftar untuk mengikuti seleksi Sarjana Mendidik di daerah Terdepan,Terluar dan Tertinggal (SM3T)

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Sekitar 300-an yang telah mendaftar untuk mengikuti  seleksi Sarjana Mendidik di daerah Terdepan,Terluar dan Tertinggal (SM3T).  Pendaftaran di lakukan di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang  yang merupakan salah satu  Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK).

Hal ini disampaikan Dekan FKIP Undana, Drs. Petrus Ly, M.Si kepada Pos Kupang, Sabtu  (15/6/2013).

Menurut Petrus, sesuai program Maju Bersama mencerdaskan Indonesia tahun 2013, maka Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirhen-Dikti) kembali membuka kesempatan kepada institusi mendaftar peserta SM3T angkatan ketiga tahun 2013

"Karena itu, Undana sebagai salah satu LPTK memberi kesempatan untuk menyelenggarakan program  program ini yakni angkatan III tahun 2013. Dan sampai saat ini telah ada 300-an yang mendaftar," kata Petrus.

Dia menjelaskan, dari jumlah itu, ada sekitar 150- hingga 200 orang yang berkas pendaftarannya sudah final, dalam artian telah lengkap biodata maupun persyaratan lainnya.

"Animo untuk mengikuti program ini terus meningkat dan pada angkatan ketiga ini saya prediksi yang mendaftar bisa mencapai 600-700 orang," katanya.

Dikatakan, setelah pendaftaran, pihaknya melanjutkan dengan ferivikasi ulang data kemudian melakukan tes secara online. Dan didalam tes akan ada tes kompetensi dan tes potensi akademik (TPA) yang juga dilakukan secara online.

Dia merincikan, prodi kependidikan yang dibuka adalah pendidikan anak usia dini (PAUD), PGSD, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, IPA, IPS, Sejarah, Geografi, Seni, Ekonomi,  Konseling dan Pendidikan Jasmani.

"Kita harapkan yang berminta dengan program ini bisa mengikutinya dengan mendaftarkan diri secara online," ujarnya.*

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help