Kanal

Winsto Rondo Pantau Gedung SMAN 3 Amarasi Timur yang Roboh

Kondisi Gedung ‎ SMAN 3 Amarasi Timuir, Kabupaten Kupang, yang ditiup angin kecang. - pos kupang.com, oby lewanmeru

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG --- Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo memantau langsung kondisi Gedung SMAN 3‎ Amarasi Timur, Kabupaten Kupang yang roboh diterjang angin. ‎

Gedung sekolah ini roboh pada Senin (10/9/2018).

"Benar, hari ini saya langsung menuju lokasi Gedung SMAN 3 Amarasi Timur yang roboh itu," kata Winston saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Rabu (12/9/2018).
Menurut Winston, dirinya mendapat informasi itu pada Senin (10/9/2018) sore dari salah satu guru SMAN 3 Amarasi Timur.

Baca: Hari Pertama Berkantor Wagub NTT Josef Nae Soi Tegur ASN Tidak Disiplin

Baca: Begini Kronologis Kejadian Kasus Perkosaan Siswi SMA di Nagekeo

"Saya dapat formasi dari salah satu guru di SMAN 3 Amarasi Timur, bahwa sekolah mereka terkena musibah angin kencang sehingga gedung sekolah darurat mereka roboh. Karena kemarin, sekolah libur, maka hari ini saya langsung ke lokasi untuk lihat dari dekat," kata Winston.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT ini menjelaskan, sekolah dengan jumlah ruang kelas sebanyak enam ruang kelas dan ada empat ruangan yang roboh rata tanah, sehingga aktivitas belajar -mengajar masih terggangu.

"Ini sesuatu yang sangat memrihatinkan benar. Sekolah ini punya enam rombongan belajar dengan jumlah siswa 73 orang," katanya.

Lebih lanjut, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang ini mengatakan, dengan robohnya empat ruang belajar ini,maka sebagai DPRD NTT, dirinya meminta agar Pemprov NTT dalam hal ini Dinas Pendidikan NTT bisa segera mengambil langkah kongret.

"Ini harus jadi prioritas, karena kalau tidak ditangani, maka proses belajar mengajar di SMAN 3 Amarasi Timur ini terbengkalai. Saya hari ini akan ke lokasi SMAN 3 Amarasi Timur untuk lihat langsung kondisi sekolah yang roboh itu," ujarnya.

Dia mengatakan, dirinya akan meminta sekolah dan komite agar duduk bersama mencari solusi agar anak-anak di sekolah itu bisa tetap belajar.

"Sekali lagi saya minta supaya sekolah ini jadi prioritas dari pemerintah. Jadi untuk menunggu pembangunan sekolah baru, maka langkah pertama yang diambil harus bangun lagi sekolah darurat supaya anak-anak bisa belajar," katanya.

Dia juga mengakui, kondisi yang sama di SMAN 3 Amarasi Selatan. "Di Amarasi Selatan juga pernah bangunannya diterjang angin pada 2018 lalu dan roboh. Jadi saya kira ini harus jadi perhatian pemerintah provinsi secara serius," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer