Kanal

Atasi Musibah di Sekolah, Siswa SMPN Sadi Dibekali Pengetahuan P3K

- Teni Jenahas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM| KUPANG - Sisiwa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Sadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, yang tergabung dalam Pramuka dibekali pengetahuan tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Keterampilan P3K merupakan pengetahuan kesehatan yang dimiliki anak-anak pramuka untuk memberikan bantuan pertama kepada orang lain yang sedang mengalami musibah, berhenti bernapas, pendarahan parah, pingsan dan patah tulang.
Dalam melakukan P3K, seseorang harus mengetahui cara atau teknik pertolongan, sehingga upaya pertolongan tepat sasaran.

Baca: Kabar Gembira, Wings Air Tambah Frekuensi Penerbangan Tiga Rute di NTT

Baca: Bangun Pagi Lakukan 4 Hal Ini, Kamu Bakal Bersemangat Menjalani Harimu

Teknik dan cara pertolongan tidak datang begitu saja, tetapi melalui proses belajar. Itu sebabnya, dalam kegiatan pramuka anak-anak mendapat materi tentang P3K.

Materi tentang P3K diajarkan anggota TNI yang bertugas di Pos Asulait. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang. Mereka diajarkan bagimana cara mengatasi luka ringan, pendarahan, patah tulang dan cara memberi napas buatan.

Mahasiswa Undana Kupang yang melaksanakan KKN di Desa Sadi, Yohanes Nainoe, mengatakan materi P3K perlu diajarkan kepada siswa agar mereka mengetahui cara mengatasi luka ringan, patah tulang pada kaki atau tangan. Tujuanya mencegah cacat dan mencegah infeksi pada anak yang mengalami musibah di sekolah.

Pembina Pramuka SMPN Sadi, Martinus Manek, mengatakan materi P3K yang diberikan Danpos Asulait sangat bermanfaat bagi siswa. Para siswa mendapat tambahan pengetahuan. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka bisa membantu sesama jika terjadi musibah di sekolah maupun lingkungan sekitar.

Baca: Ancaman Badai Florence, 1 Juta Penduduk AS Diminta Segera Mengungsi

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Rabu 12 September 2018, Pisces Ada Proyek Besar, Leo Romantis

Siswa SMPN Sadi, Charlin Edilia D Mali sangat senang mendapatkan materi P3K. Dia pelajari secara serius agar suatu saat bisa memberi pertolongan bagi sesama.
Danpos Asulait, Sertu Akbar Hartanto, mengatakan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Pos Asulait mengajarkan materi P3K kepada siswa SMPN Sadi yang mengikuti Pramuka, agar membentuk karakter dan pribadi yang tangguh di sekolah.

Menurut Hartanto, walaupun kegiatan pramuka adalah kegiatan di luar belajar mengajar (KBM) di kelas tetapi mendidik anak-anak menjadi pribadi yang dapat menghargai sesama, bangsa dan negaranya.

Baca: Jungkok BTS Heran, Tujuannya Melukis Suga BTS, Hasilnya Malah Bukan Suga

Baca: Ayah Bripda Puput Ungkap Status Hubungan Anaknya Dengan Ahok Dan Seorang Rekan Polisi

Kegiatan yang dilaksanakan Pos Satgas Asulait ini sejalan dengan perintah Dansatgas Pamtas Yonif 743/PSY, Mayor (Inf) I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP, melalui Dankipur I, Letnan Satu (Inf) Saleh Harahap, agar anggota Satgas Pamtas terus melakukan berbagai kegiatan positif untuk masyarakat perbatasan termasuk para pelajar. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Apolonia Matilde
Sumber: Pos Kupang Cetak

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer