Kanal

Sandiaga Uno Sebut Ucapannya Soal Tempe Setipis Kartu ATM Adalah Suara Rakyat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno didampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Prabowo dan Sandiaga Uno resmi maju mencalonkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019. - ANDREAS LUKAS ALTOBELI

POS-KUPANG.COM - Sandiaga Uno Sebut Ucapannya Soal Tempe Setipis Kartu ATM Adalah Suara Rakyat.

Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno meminta agar ucapannya yang menyatakakan tempe sekarang setipis kartu ATM lantaran mahal tak menjadi bahan olokan.

Sandiaga mengatakan, ia menyampaikan hal itu setelah berbincang dengan warga di Duren Sawit, Jakarta.

Baca: Badan Penanggulangan Bencana Sumba Barat Droping Bantuan ke Kampung Bondo Maroto

Baca: Merasa Takut! 12 Siswa SD GMIT Tanah Merah Pindah Sekolah

Baca: 16 Siswa SD GMIT Oebelo Pindah Sekolah Pasca Bentrok antar Warga Oebelo vs Tanah Merah

Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (tengah) berbincang dengan pedagang saat mengunjungi Pasar Sindhu di Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (9/9/2018). Sandiaga Uno melakukan kunjungan untuk menyerap aspirasi para pedagang pasar.(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Baca: SBY Rayakan Ultah, Cantik dan Anggunnya Annisa Pohan Mengenakan Jilbab, Lihat Fotonya

Baca: Galaknya Nindi Asal TTS, TKW di Malaysia Dipukuli Hingga Berdarah dan Pingsan

Baca: Warga Korban Kebakaran Minta Terpal, Bahan Makan dan Air Bersih

"Yang saya sampaikan itu adalah suara dari rakyat. Itu dari Bu Yuli dan rekannya di Duren Sawit. Itu exactly. Word by word yang disampaikan mereka," kata Sandiaga saat ditemui di kawasan Glodok, Jakarta, Selasa (11/9/2018).

"Kalau misalnya teman-teman itu mengartikannya sebagai suatu jeritan masyarakat, iya. Apakah ini hiperbolisme? Mungkin iya.

Tapi menurut saya itu yang disampaikan masyarakat dan kita enggak boleh mendiskreditkan, mem-bully," kata Sandiaga lagi.

Ia menyatakan semestinya publik melihat pernyataannya itu sebagai bentuk nyata kesenjangan yang terjadi di masyarakat.

Apa lagi, kata Sandiaga, saat ini kedelai sebagai bahan baku tempe masih impor.

Dengan nilai tukar rupiah yang masih lemah, ia meyakini harga tempe akan naik. "Tempe pasti akan naik harganya. Ini udahlah.

Baca: Live Streaming RCTI, Indonesia vs Mauritius, Laga Uji Coba Jelang Piala AFF 2018

Baca: Simon Nahak Sapa Masyarakat Manumutin Malaka

Baca: Kampung Adat Bondo Maroto Terbakar! Pemda Sumba Barat Bangun Dapur Umum

Semua udah nulis. Kesejahteraan desa menurun. Dengan kedelai yang diimpor itu dolarnya naik, ya pasti akan naik harga tempe. As simple as that," ujar Sandiaga.

"Jadi do not be overdramatic atau melodramatic terhadap isu. Harga-harga masih akan naik. semua juga sudah mengakui.

Jangan juga denial gitu lho. Kita accept lah. Jangan saling menjatuhkan. Cari solusinya," lanjut dia. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandiaga Minta Ucapannya soal Tempe Setipis Kartu ATM Tak Jadi Olokan", https://nasional.kompas.com/read/2018/09/11/12393901/sandiaga-minta-ucapannya-soal-tempe-setipis-kartu-atm-tak-jadi-olokan.

Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com

Viral Reaksi Ketum PSSI Edy Rahmayadi Menutup Wawancara Sepihak, soal Insiden Tewasnya The Jak Mania

Berita Populer