Kanal

Puncak Festival 3 Gunung Tinggal Dua Pekan Lagi

POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN ALAM LEMBATA -- Alam Lembata yang tiada duanya ketika diabadikan saat senja dan kala pagi datang menyapa. - POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Festival 3 Gunung (F3G) di Kabupaten Lembata, kini sedang menuju titik puncak. Puncak kegiatan tersebut akan berlangsung 28-29 September ini. Itu berarti tinggal dua pekan lagi festival itu akan diselenggarakan sangat meriah.

"Sekarang ini berbagai kegiatan sedang dilaksanakan. Pramuka terus melakukan kemping di lokasi sekitar puncak gunung yang dituju, yakni puncak gunung Ile Werung dan puncak Ile Lewotolok. Ini semua untuk menyemarakkan pelaksanaan festival itu."

Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Parwisata (Disbudpar) Kabupaten Lembata, Apol Mayan, ketika dihubungi Pos Kupang.Com Senin (10/9/2018).

Dikatakannya, selain ramainya kemping anggota pramuka dan para siswa/siswi SMA/SMK di sekitar puncak gunung tersebut, saat ini juga pemerintah sedang menyiapkan para peserta yang mengikuti tenueng bersama (pemintalan benang menggunakan peralatan tradisional/tenueng) dalam rangka memecahkan rekor muri.

Sesuai rencana, lanjut Apol, peserta tenueng untuk memecahkan rekor itu, sebanyak 1.999 orang. Jumlah 1.999 peserta tersebut sebagai simbol dari hari lahirnya Lembata sebagai kabupaten otonom, pisah dari kabupaten induk, Flores Timur (Flotim) tahun 1999 atau 19 tahun yang lalu.

Persiapan peserta itu, katanya, sedang dilakukan dari sekolah ke sekolah. Pasalnya, peserta tenueng adalah para siswa mulai dari sekolah dasar (SD/MIS), SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang sedang menapaki jenjang pendidikan di Lewoleba, Ibukota Kabupaten Lembata.

Apol menyebutkan, selain mempersiapkan para peserta, panitia juga sedang menyiapkan peralatan tenueng untuk pemecahan rekor muri tersebut. Alat pemintal benang dari kapas itu, kini sedang dibuat sesuai dengan jumlah peserta yang telah direncanakan.

Mengenai destinasi luar biasa di Lembata yang akan dikunjungi nanti, Apol menyebutkan, tiga gunung yang menjadi ikon pariwisata saat ini, yaitu Gunung (Ile) Lewotolok, Ile Werung dan Ile Batutara, yakni gunung api terunik di dunia, yakni gunung api yang selalu meletus (meluapkan lahar) setiap 20 menit.

Berikutnya, lanjut Apol, yaitu keindahan alam bawah laut di Nuhanera. Keindahan alam bawah laut di tempat tersebut lebih dari panorama alam bawah laut di belahan dunia lain. Bentangan coral, terumbu karang yang berwarna-warni apat disaksikan dengan mudah di tempat tersebut.

Lantaran air laut di Nuhanera demikian bersih dan jernih, sehingga wisatawan dengan mudah menyaksikan panorama alam bawah laut itu dari permukaan saja. Akan tetapi, bila wisatawan ingin lebih berani ke laut dalam, maka akan menyaksikan keindahan alam yang luar biasa terbentang di dasar laut.

"Ini hanya bisa dinikmati bila kalian datang ke Lembata. Daerah ini punya kekayaan pariwisata yang tiada banding," ujar Apol. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer