Kanal

Baru Satu Desa Dapat Program Listrik Masuk Desa di Cibal Barat Baru!

Camat Cibal Barat, Karolus Mance - POS KUPANG/ARIS NINU

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Program listrik masuk desa di Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai sampai saat ini baru satu desa saja yang sudah terpasang tiang, jaringan dan meteran.

Sedangkan desa lainnya belum ada pemasangan tiang,jaringan dan meteran.

Baca: Sudah Tiga Minggu Proyek Jalan D.I Panjatian ‘Ditelantarkan’

Baca: Stok Solar di SPBU Sumba Barat Habis

"Tahun ini sesuai surat dari PLN ada delapan desa yang akan dipasang listrik berupa pemasangan jaringan. Namun sampai September ini baru satu desa saja yakni Desa Lenda. Di Lenda sudah ada tiang, jaringan dan pemasangan meteran. Desa Timbu baru pasang tiang.

Enam desa belum ada pemasangan tiang dan jaringan," kata Camat Cibal Barat, Karolus Mance yang menghubungi POS-KUPANG dari Cibal Barat, Senin (10/9/2018) pagi.

Camat Karolus mengatakan, dari delapan desa yang mendapat program listrik masuk desa pihaknya selalu memantau dan berharap bisa tuntas tahun ini.

"Kami selalu menunggu PLN bisa berkoordinasi dengan kami. Kalau kendala lahan dan penebangan pohon kami dilaporkan. Maka itu saat kami di kecamatan mau tanya soal penuntasan pemasangan listrik di Cibal Barat. Kami di kecamatan dari awal sudah sampaikan kepada masyarakat harus dukung. Masyarakat harus relakan lahan dan pohon ditebang. Kecamatan akan bantu PLN kalau ada kendala," ujar Camat Karolus.

Ia mengatakan, pemerintah dan masyarakat Cibal Barat sangat membutuhkan listrik sehingga semua kendala di lapangan pasti ada jalan keluarnya.

"Kalau ada warga yang protes tinggal komunikasi dengan kami di kecamatan. Kami pasti bantu karena memang ini permintaan warga yang sudah lama merindukan listrik," kata Camat Karolus.

Sejak ada program listrik masuk desa, papar Camat Karolus, dirinya bersama warga sudah sepakat mendukung program tersebut. Pasalnya, kalau ada yang protes tanahnya mau diganti rugi termasuk pohon yang melewati jaringan tidak ditebang dampaknya masyarakat yang rugi sendiri.

"Maka itu kami berharap PLN bisa membangun komunikasi dengan kecamatan," ujar Camat Karolus.(*)

 
 
 

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer