Kanal

Amuntoda Kecewa Sikap Plt Kepala BKD Lembata

Plh Sekda Lembata, Anthanasius A Amuntoda - pos kupang.com, frans krowin

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Penjabat Sekda Lembata, Anthanasius Aur Amuntoda mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD-PSDM Lembata, Patrisius Udjan.

Pasalnya, Patrisius tak melaporkan kepadanya formasi pegawai negeri sipil (PNS) yang dijatahkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Lembata tahun 2018 ini.

Baca: Cabor Shorinji Kempo Lakukan Penimbangan Atlet

Baca: Danrem 161 Wira Sakti Sebut Parlemen Timor Leste Memutar Balikan Fakta soal Perbatasan

"Saat pertemuan tentang formasi ASN di Jakarta, saya ada halangan sehingga Plt Kepala BKD ditugaskan untuk menghadiri pertemuan itu. Tapi setelah pulang, pejabat bersangkutan tidak melaporkan kepada saya. Saya justru tahu dari Bupati."

Hal ini diungkapkan Penjabat Sekda Lembata, Anthanaius Aus Amuntoda ketika ditemui Pos Kupang.Com, di kediamannya, Minggu (9/9/2018). Amuntoda mengungkapkan itu saat dikonfirmasi terkait formasi penerimaan PNS tahun 2018 ini.

Dikatakannya, formasi PNS untuk Kabupaten Lembata 250 orang. Namun syarat ikutannya cukup memberatkan. Pasalnya, pemerintah diwajibkan menyiapkan fasilitas ujian minimal 250 unit komputer bagi peserta ujian.

Lantaran kabar tentang hal tersebut baru disampaikan kepadanya, lanjut Amuntoda, sehingga agak sulit pihaknya selaku Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) langsung mengalokasikan anggaran sebesar itu dalam waktu sekejap. Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur juga kaget atas hal tersebut.

"Kalau Plt Kepala BKD lapor lebih awal kepada kami, pasti anggaran untuk itu dialokasikan lebih awal. Tapi karena informasi baru disampaikan, yah kami harus menghitungnya kembali. Saya kecewa dengan kinerja pimpinan OPD seperti itu," ujar Amuntoda.

Meski kabar itu baru diterima, kata dia, tapi pihaknya akan berusaha untuk melakukan yang terbaik. "Kami coba usahakan untuk hal ini. Tapi saya kecewa atas kinerja pimpinan OPD itu. Kalau informasi itu sudah lapor ke bupati, ya segera sampaikan kepada kami," ujar Amuntoda dengan nada kecewa. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer