Kanal

Anggota GMNI Nagekeo Lakukan Aksi Penggalangan Dana Peduli Zulfaidah

Para anggota GMNI Nagekeo saat penggalangan dana di Mbay Kabupaten Nagekeo, Sabtu (8/9/2018). - POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Sejumlah anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Nagekeo melakukan gerakan aksi pengalangan dana.

Penggalangan dana itu untuk membantu Zulfaidah anak pengidap penyakit tumor jinak (lipoma) pada pipi kiri.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu (8/9/2018) sejumlah aktivis melakukan aksi penggalangan dana yang berlokasi disejumlah titik keramaian ada yang ada di Kota Mbay.

Baca: DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang Luncurkan Kursi Gratis Bagi Masyarakat

Satu diantaranya di Pasar Danga. Para anggota GMNI tampak berjalan didalam Pasar untuk memohon dan meminta dana kepada para warga baik pedagang dan pengujung pasar.

Mereka tampak semangat saat itu. Bermodalkan jiwa semangat mereka terlihat berjalan dari sudut pasar ke sudut yang lain dan dikios-kios yang ada dalam Pasar Danga.

Ketua kordinator aksi solidaritas,
Aldolfus Ame,menjelaskan aksi pengalangan dana tersebut bertujuan untuk membantu adik Zulfaidah yang sedang mengalami penyakit tumor jinak (lipoma) pada pipi kiri yang berasal dari Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

"Kegiatan aksi ini bertujuan untuk membantu adik kita zulfaidah asal Mauponggo, yang mengalami penyakit tumor jinak (lipoma)," ungkap Adolfus.

Dirinya berharap peran penting seluruh masyarakat Kabupaten Nagekeo untuk bisa membantu ad Zulfaidah melalui dompet kasih Zulfaidah.

Sekretaris GMNI Cabang Nagekeo, Hendrikus Goa mengatakan sebagai organisasi mahasiswa yang berkedudukan di kabupaten Nagekeo, pihaknya merasa terpanggil untuk membantu Nulfaidah.

Menurutnya GMNI secara organisasi saat ini lagi memberi perhatian penuh kepada Zulfaidah.

"Kita secara organisasi merasa terpanggil untuk membantu adik kita Zulfaidah yang sedang mengalami penyakit tumor jinak atau lipoma, sehingga kita benar-benar berkonsentrasi membantu ulfaidah," kata pria yang biasa di sapa Engki ini.

Engki juga mengungkap aksi solidaritas tersebut akan terus dilakukan beberapa hari ke depan,setelah terkumpul pihaknya akan menyerahkan pada pihak keluarga Zulfaidah di Mauponggo. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer