Kanal

Pemuda Di Desa Tendatoto Nagekeo Partisipasi dalam Pengerjaan Rabat Beton

Para pemuda desa Tendatoto Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo saat mengerjakan rabat beton diwilayah itu, Agustus 2018. - POS KUPANG.COM/GORDI DONOVAN

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sekitar 15 orang pemuda di Dusun Kokaranda Desa Tendatoto Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo berpartisipasi dalam Program Padat Karya Tunai Pembangunan Rabat beton.

Para pemuda itu rupanya sangat mendukung upaya Pemerintah Desa Tendatoto untuk memajukan desa tersebut dari segi pembangunan.

Baca: Hal Positif Penanganan Rabies di Sikka Direvitalisasi

Pengerjaan rabat beton diwilayah Desa itu dibiayai dari Dana Desa T.A 2018 dengan panjang 151 meter dan jumlah biaya yaitu 99.233.100.

Baca: Kadis Pertanian NTT Apresiasi Festival Tanaman Hias dan Buah

Penjabat Kepala Desa Tendatoto, Kunibertus Ndoa, kepada POS KUPANG.COM, menjelaskan, pembangunan rabat beton sepanjang 151 meter ini dikerjakan oleh anak muda sebanyak 15 orang selama 4 hari kerja terhitung sejak tanggal 24 - 27 Agustus 2018 dengan dan total upah 25.495.000 rupiah yang diterima oleh para pekerja.

Baca: Anggota MPR RI Julianus Pote Leba: Pemerintah Hidupkan Kembali P4 dan GBHN

Para pemuda sangat antusias dan mendukung upaya desa melayani masyarakat melalui peningkatan jalan diwilayah desa Tendatoto.

"Dalam proses pelaksanaan diawali dengan sosialisasi pra pelaksanaan kegiatan. Masyarakat antusias melaksanakan pembangunan sarana prasarana desa secara swakelola dan padat karya tunai.
Di Tahun 2018 ini, ada 2 kegiatan yang progresnya sudah 100% yaitu pembangunan deker dan rabat beton," jelas Kunibertus, Jumat (7/9/2018).

Ia juga menyebutkan selain pembangunan deker dan rabat beton ada juga pembangunan gedung untuk posyandu.

Gedung Posyandu sampai saat masih dalam proses pengerjaan yang juga melibatkan pemuda didesa itu.

"Selain itu ada 1 unit Posyandu di Dusun Kobakua dan pembukaan jalan tani di Wolowajo yang mulai dikerjakan," papar Kunibertus.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer