Kanal

Pemkot Prioritaskan Kendaraan Dinas Bagi Pensiun

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore saat memberikan bingkisan pada Bernadus Benu dalam acara gala dinner di Restoran Nelayan Jumat (31/8/2018) - pos kupang.com, maria eno toda

POS KUPANG.COM, KUPANG - Rencana pemerintah Kota Kupang untuk memperioritaskan kendaraan dinas bagi para pensiun khususnya pejabat eselon II akan melalui proses pelelangan.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, saat ditemui di ruangannya, Selasa (4/9/2018), mengatakan, sebagai bentuk penghargaan kepada pejabat yang telah mengandi di pemerintah Kota Kupang, maka pemerintah mengharapkan para pensiun bisa mendapatkan kendaraan dinas yang ada, tentu melalui proses pelelangan berdasarkan peraturan yang berlaku.

Baca: Anggota MPR RI Julianus Pote Leba: Pemerintah Hidupkan Kembali P4 dan GBHN

" Kami tidak memberikan, tapi kami mengharapkan agar mereka diprioritaskan. Sehingga pada saat pelelangan nanti, mereka bisa dapatkan," ujar Jefri.

Jefri berharap, para pejabat bisa memasukan persyaratan untuk bisa mengikuti pelelangan nantinya. Karena prosea pelelangan harus melalui penilaian barang, lalu dilelang oleh kantor lelang negara.

"Kami akan prioritaskan bagi pejabat pemkot yang telah pensiun. Tetapi memang harus melalui proses lelang, tidak serta merta langsung diberikan. Karena itu akan menyalahi aturan," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Setda Kota Kupang, Jefri Pelt Jumat (7/9/2018) mengatakan, mobil dinas yang rencananya akan diprioritaskan bagi pejabat yang purna bakti, akan dilihak dan disesuaikan dengan umur kendaraan.

"Kita kasih tetapi harus disesuaikan dengan umur kendaraan, mereka juga sudah mengajukan untuk penghapusan kendaraan," ujarnya

Jefri mengatakan, untuk kendaraan dinas yang baru seperti Rush tidak diberikan karena masih dalam masa penggunaan dan belum bisa diputihkan. Selain itu, pelelangan kendaraan akan dilakukan melalui kantor lelang negara dan tetap terbuka untuk umum.

"Menang bagi para pejabat pemkot yang pensiun, kita upayakan atau prioritaskan, sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah Kota Kupang. Tetapi semuanya dilakukan dengan mengacu pada peraturan sehingga harus tetap melalui lelang terbuka," ujar Jefri.

Jefri melanjutkan, kendaraan dinas selain kendaraan baru, bisa digunakan, tetapi selanjutnya akan melalui perhitungan apprisal akan dikirim ke kantor lelang negara, untuk selanjutnya dilelang secara umum dan terbuka untuk umum.

" Kendaraan yang ada bisa digunakan. Seperti kendaraan jenis kijang yang ada di mereka sekarang, tetapi kendaraan tersebut juga akan masuk dalam perhitungan apprisal untuk selanjutnya dimasukkan ke kantor Pelelangan Negara untuk dilelang," pungkasnya. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer