Kanal

Pemprov NTT Masih Menunggu Informasi Formasi CPNS

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi NTT, Ben Polo Maing - POS KUPANG/DION KOTA

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT masih menunggu keputusan penetapan formasi CPNSD oleh pemerintah pusat.

Untuk itu, persiapan semua sarana yang menunjang pelaksanaan seleksi.

Informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Kantor Gubernur NTT, Kamis (6/9/2018), menyebutkan, pemerintah belum mendapat keputusan penetapan formasi dari Menpan RB. Karena itu Pemprov NTT masih menunggu.

Baca: Pilkada TTS, KPU NTT Kawal Hitung Ulang Hingga Selesai

Namun, untuk pengusulan kuota sudah disampaikan beberapa waktu lalu ke pemerintah pusat.

Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing mengatakan, beberapa hari lalu ada undangan pertemuan dari Menpan dan Mendagri soal formasi.

"Ada undangan untuk rapat dengan agenda pembahasan soal formasi CPNSD tingkat provinsi. Saya sudah perintah BKD untuk ikut," kata Polo Maing.

Ditanyai kapan pelaksanaan seleksi, ia mengatakan, waktu pasti belum ada, karena saat ini pemerintah NTT juga belum mengetahui pasti formasi yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Persiapan-persiapan tetap dilakukan sambil menunggu formasi," katanya.

Sekretaris BKD NTT, Mulu Blasius, S.E,CES mengatakan, pemerintah NTT sebelumnya telah mengusulkan kuota CPNSD sebanyak 1.000 lebih dengan didominasi tenaga guru/pendidikan dan kesehatan.

"Kita usulkan, namun penetapan formasi itu oleh pemerintah pusat. Kebutuhan itu juga memang mengacu secara nasional dengan dominan tenaga guru dan kesehatan setta tenaga teknis lainnya," kata Blasius.

Dikatakan, seleksi CPNSD tahun 2018 akan dilakukan dengan cara online dengan sistem Computer Assited Test (CAT). Karena itu, lanjutnya, pemerintah NTT terus melakukan persiapan sarana komputer maupun soal jaringan internet.

"Untuk itu, kami sudah koordinasi dengan lembaga perguruan tinggi seperti Politeknik Negeri Kupang dan sejumlah SMA/SMK yang memiliki perangkat komputer dan jaringan yang nanti digunakan untuk kepentingan seleksi," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer