Kanal

Tokoh Pemuda, Perempuan dan Tokoh Adat Dukung Dentuk Lembaga Adat di Koting C

Tokoh Perempuan Desa Koting C, Theresia Aleksa. - POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Tokoh Kaum Perempuan Desa Koting C, Theresia Aleksa, tokoh masyarakat, Yulius Martinus, dan tokoh pemuda, Yohanes Stanislaus memberikan dukungan positif dibentuknya lembaga adat Du'a Moan di Koting C, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi NTT, Rabu (5/9/2018)_.

Kehadiran lembaga ini diharapkan mengangkat kembali harkat dan martabat kaum perempuan dan pria di desa itu.

Demikian juga memfasilitasi penyelesaian kasus hukum adat perdata dan pidana yang tidak diselesaikan oleh hukum negara atau hukum positif.

Baca: SPBU di Borong Bertambah Satu Lagi. Ini Harapan Bupati Manggarai Timur Terpilih

"Kesepakatan yang baru dan maju dicapai hari ini bentuk kembali lembaga adat. Kiranya kasus kekerasan menimpa perempuan dan anak bisa berkurang. Kalaupun nanti ada, lembaga adat yang akan selesaikan," kata Martinus.

Theresia Aleksa mengatakan, dalam kasus KDRT, kaum perempuan selalu menempati posisi yang kurang diuntungkan. Ketika hendak mengadu, perempuan berpikir ulang kali, karena resikonya diceraikan oleh suami.

"Saya senang karena ke depannya lembaga adat akan melibatkan pihak gereja, pemerintah dan masyarakat selaraskan seluruh kepentingan masyarakat," ujar Aleksa.

Yohanes Stanislaus mengatakan, hadirnya lembaga adat menjawab tantangan kemajuan jaman yang turut menggerus nilai adat dan budaya masyarakat. Diharapkannya lembaga adat mengangkat dan menguatkan kembali akar budaya kita.

"Kita semua lahir dari kultur adat dan budaya. Kita tidak holeh abaikan dan lupakan adat. Budaya aset bangsa yang mahal pada jaman ini,:" tandas Stanis. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer