Kanal

Mobil Tangki Air Pemkab Malaka Bantu Atasi Kesulitan Air di Malaka Timur

Mobil tangki air milik Pemkab Malaka siap di desa-desa untuk mendistribusikan air minum bersih kepada masyarakat. - POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | BETUN - Warga masyarakat Desa Kusa, Kecamatan Malaka Timur mengalami sudah kesulitan air minum bersih pada musim kemarau.

Untuk memenuhi kebutuhan air minum, mereka mendapat pasokan air yang dibawa menggunakan mobil tangki milik pemerintah.

Walaupun pendistribusian terkadang terlambat namun pasokan air bersih terus dilakukan sehingga bisa memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat.

Baca: Lomba Pengamat dan Juru Pengairan Tingkat Nasional, Dinas PUPR NTT Juara Lagi

Hal itu dikatakan Kepala Desa Kusa, Yustina B Riu kepada wartawan, (5/9/2018). Menurut Yustina, memasuki musim kemarau masyarakat di desanya sering mengalami kesulitan air minum. Beruntung masih ada mobil tangki pemerintah yang biasa mendistribusikan air minum ke desa tersebut.

Baca: Andre W Koreh, ASN Berprestasi dan Inovatif

"Memang di musim kemarau di desa kami sedikit kekurangan air bersih tapi berkat kesigapan Ibu Camat Malaka Timur semuanya bisa diatasi sedikit demi sedikit. Walaupun pendistribusian air kadang terlambat, yah itu kami maklum karena di setiap kecamatan hanya satu mobil tangki," kata Yustina.

Camat Malaka Timur, Kristina Hadiani Ngadji ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya Rabu (5/9/2018) menjelaskan, masalah kekurangan air bersih sedikit demi sedikit sudah diatasi lewat pelayanan air bersih menggunakan mobil tangki Pemerintah Kabupaten Malaka yang secara operasional dilakukan pemerintah kecamatan.

Menurut Kristina, mobil tangki air di Kecamatan Malaka Timur kosentrasi melayani masyarakat yang membutuhkan air minum bersih di wilayah kecamatan Malaka Timur.

Namun saat tertentu bisa juga melayani permintaan masyarakat dari kecamatan lain yang kebetulan lebih dekat dengan Malaka Timur seperti, Desa Babulu, Kecamatan Kobalima dan Desa Bonibais dan Numponi di Kecamatan Laenmanen. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer