Kanal

Desa Leloboko Layak Terima Program KAT

Pertemuan tim dari Dinas Sosial NTT dengan warga Desa Leloboko, Selasa (4/9/2018) - ISTIMEWA

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS -KUPANG.COM I OELAMASI--Tim dari Dinas Sosial NTT dalam hasil studi lapangan menegaskan Desa Leloboko, Kecamatan Amfoang Selatan layak masuk komunitas adat terpencil (KAT) tahun 2018.

Kegiatan studi lapangan ini terselenggara atas program nasional  kementrian Sosial Republik Indonesai pada fase pemaparan hasil kajian terhadap Desa yang tergolong dalam komunitas adat terpencil.

Ketua tim peneliti KAT NTT, Ignatius Sinu kepada wartawan, Rabu (5/9/2018) menjelaskan, kegiatan lapangan dilaksanakan tanggal 4 September. Dari hasil kajian menunjukan  Desa Leloboko dinyatakan Layak dan memenuhi kriteria sebagai Desa Adat Terpencil dalam kategori 2. 

Hasil kajian itu dibuktikan dengan adanya rekomendasi  kelayakan untuk Desa Leloboko.Dasar kajiannya, masyarakat tinggal terpencar dan jauh dari pusat Desa dengan total   90 kepala keluarga  terpisah antara kampung dan setiap kampung ada 5-10 kepala keluarga.

Masyarakat dikampung terpencil tersebut, katanya, akan direlokasi dan ditempatkan di satu tempat pada dusun yang sama,dan program ini menyiapkan rumah dan juga fasilitas umum lainnya.

Pelaksanaan  Program KAT sendiri untuk Desa Leloboko akan terealisasi tahun 2020. 

Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Provinsi NTT,  Stanislaus Jawa menambahkan bahwa untuk Kabupaten Kupang program KAT Kementrian Sosial sudah memberdayakan 2 Desa lainnya di wilayah Amfoang termasuk Desa Pitobe sudah pada tingkat semiloka nasional.

",Jika diakomodir di Kementrian Sosial maka 2019 akan bisa diberdayakan 98 kepala keluarga. Sedangkan Desa Nabe berbenturan dengan ijin prinsip yang masuk dalam kawasan hutan lindung," ujar Stanis.

Dia menambahkan, jika pada Desa yang terkendala karena berada pada kawasan hutan maka dipakai pola sisipan di pemukiman masyarakat.

Sedangkan soal pemetaan sosial merupakan kewenangan Dinas Sosial Kabupaten Kupang,yang mana mereka tergolong dalam masyarakat terisolir dan terasing dari Desa induk dapat diusulkan untuk dikaji menjadi Desa Penerima program KAT.(*)



Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer