Kanal

Ada Nama Ganda Pemilih di Lembata

- Komisioner KPUD Lembata, Charles Primus Kia (kanan) menyerahkan tanda bukti penerimaan berkas bacaleg Partai Gerindra kepada Ketua DPC Gerindra, Yohanes Vianney Burin (kiri) Selasa (17/7/2018) malam. - pos kupang.com, frans krowin

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Saat ini masih ditemukan nama ganda pemilih dalam daftar pemilih sementara hasil perbaikan yang telah diumumkan ke publik. Meski demikian masih ada peluang untuk dilakukan perbaikan atas masalah tersebut.

Hal ini disampaikan Komisoner yang membidangi pendataan pemilih KPUD Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), k Charles Primus Kia, ketika ditemui Pos Kupang.Com di ruang kerjanya, Selasa (4/9/2018).

Dikatakannya, nama ganda tersebut bukan berarti nama yang tertulis pada daftar pemilih tetap (DPT) itu persis sama satu sama lain. Yang terjadi adalah pemilihnya satu orang tapi namanya berbeda.

Perbedaan nama itu, ditemukan pada dua desa yang berbeda. Hal itulah yang menimbulkan masalah sehingga ada pemilih mengkalimnya. Misalnya di desa A pemilih tersebut tertulis nama lengkap tapi di desa lain, nama pemilih yang sama tertulis nama yang tidak lengkap.

Terhadap kasus seperti itu, katanya, kesalahan seperti itu tak bisa langsung diperbaiki tapi dihimpun dulu baru dilakukan perbaikan pada tahap penyempurnaan data pemilih tetap nanti. "Jadi polanya seperti ini. Bila ditemukan kesalahan seperti contoh itu, maka perbaikannya dilakukan pada tahap penyempurnaan nanti," ujarnya.

Charles menyebutkan, saat ini KPUD Lembata sedang dalam tahap pemantauan pelaksanaan pengumuman daftar pemilih sementara. Makanya ketika ditemukan adanya kesalahan seperti nama ganda itu, akan dicatat untuk diperbaiki pada tahap penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT) nanti," ujar Charles.

Tahap penyempurnaan data DPT itu, lanjut dia, akan dilakukan pada Maret 2019 mendatang. Pada tahap itulah KPUD Lembata akan melakukan penyempurnaan data pemilih seturut aturan yang berlaku. Jadi kalau saat ini ditemukan ada kesalahan dalam penulisan nama pemilih, maka perbaikannya baru dilakukan pada Maret 2019 mendatang. Olehnya semua kesalahan itu harus dicatat baik-baik sehingga ketika dilakukan penyempurnaan tak terulang lagi kesalahan seperti yang telah terjadi. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara

Inilah Sosok Pria Sulawesi yang Hanyut Sampai ke Jepang, Makan Ikan Mentah dan Sempat Diserang Hiu

Berita Populer