Kanal

Warga Kiritana Minta Pemkab Sumba Timur Bantu Perahu Karet

Warga sedang diajarkan cara menolong korban bencana yang benar dari Tim Basarnas Pos Waingapu. - POS-KUPANG.COM/Robert Ropo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Masyarakat Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur, maupun Pemerintah Pusat memberikan bantuan perahu karet bagi warga di Desa tersebut.

Permintaan masyarakat tersebut disampaikan oleh Kepala Desa terpilih Desa Kiritana, Jonson Dena Tola, saat menutup acara Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir yang berlangsung di kantor desa setempat, Kamis (30/8/2018).

Kata Jonson, permintaan tersebut karena masyarakat di Desa tersebut khususnya warga di Dusun 2 dan Dusun 3 hidup di bantaran sungai Kambaniru.

Baca: Sudah 59 Persen Anak di Sikka Dapat Imunisasi Campak Rubella

Perahu karet tersebut untuk menjadi transportasi penyeberangan warga untuk mengangkut hasil pertanian dan juga mengangkut anak-anak sekolah dan juga yang paling penting adalah mengantisipasi jika terjadi banjir untuk pertolongan kepada korban bencana jika terjadi korban.

Jonson juga sangat mendukung dengan Simulasi tersebut sebab wilayah Desa itu sangat terjadi rawan bencana banjir.

"Memang sejauh ini, kalau terjadi banjir bandang pun belum ada korban jiwa, hanya korban material milik warga saja, tapi dengan pengalaman terkait pertolongan yang baik bagi warga korban bencana banjir ini sangat berharga bagi kami masyarakat di desa ini," ungkap Jonson.

Jonson juga menyampaikan terima kasih kepada kepada BPBD bersama Forum PRB dan terlebih khusus kepada Basarnas Pos Waingapu yang telah membagiksn ilmu cara menolong korban yang benar kepada masyarakat setempat.

Ketua Pokja Desa Kiritana yang juga merupakan masyarakat setempat, Pdt. Lukas Lau juga menyampaikan terima kasih kepada kepada BPBD bersama Forum PRB yang telah melakukan simulasi penanggulangan bencana banjir di Desa itu.

"Kami sampaikan terima kasih, kami tidak bisa membalas kebaikan bapak dan ibu, tetapi kami yakin Tuhan akan membalas budi baik bapa mama semua,"ungkap Pdt.Lukas.

Lukas juga meminta agar, kegiatan Simulasi tersebut jangan berakhir sampai disitu, tetapi kedepan pihak BPBD, bersama Forum PRB terus memberikan dukungan terkait ilmu penanggulangan bencana banjir dan turut serta membantu jija ada terjadi bencana banjir. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer