Kanal

Masyarakat Kiritana Sumba Timur Dapat Pengalaman Cara Menolong Korban Bencana yang Benar

Masyarakat Kiritana sedang melakukan Simulasi pengangkatan korban bencana banjir. - POS-KUPANG.COM/Robert Ropo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur bersama Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Kabupaten Sumba Timur menyelenggarakan simulasi penanggulangan bencana banjir di Desa Kiritana, Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur.

Simulasi tersebut berlangsung di bantaran Sungai Kiritana, Kamis (30/8/2018). Hadir dalam acara tersebut, Pelaksana BtPBD Sumba Timur, Martina D Jera, Ketua Forum PRB Sumba Timur, Daud Ana Rato, bersama anggota forum PRB yakni Kasubag Bin Ops Polres Sumba Timur, Iptu Heru Santoso, pihak Basarnas Pos Waingapu, Dinas Lingkungan Hidup.

Selain itu dari pers, dari Unkriswina Sumba, Mariana Silvana Moy, Ketua Pokja Desa Kiritana Pdt. Lukas Lau dan hadir juga Kepala Desa Kiritana terpilih Jonson Dena Tola dan masyarakat setempat.

Baca: Orangtua Bangun Satu Ruang Belajar di SMA Negeri 3 Kupang

Adapun sebelum simulasi dilakukan ada arahan dari kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur dan Ketua Forum PRB, dan juga pihak Forum PRB dimana melalui Rescuer Terampil Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas ) Pos Waingapu, Muslih Azhari dan Irwan Setiawan bersama sejumlah petugas Basarnas mengajarkan praktek kepada masyarakat setempat tentang cara menolong korban bencana baik korban yang masih sadar maupun yang sudah meninggal dengan baik dan benar. Kemudian selanjutnya dilakukan Simulasi.

Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Martina D Jera kepada POS-KUPANG.COM, usai Simulasi tersebut mengatakan, kegiatan simulasi bencana terkait dengan Desa tangguh bencana.

Kata dia, pada tahun 2018 ini ada dua Desa yakni Desa Mbatakapidu di Kecamatan Kota Waingapu, dan Desa Kiritana di Kecamatan Kambera dimana warganya dilatih bagaimana cara menolong korban bencana yang baik.

"Jadi warga di dua Desa ini dilatih bagaimana cara pertolongan kepada para korban bencana yang sering terjadi di masing-masing Desa ini. Seperti di Desa Kiritana sering terjadi banjir, dan di Desa Mbatakapidu sering terjadi bencana kebakaran," jelas Martina. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer