Kanal

Ini Penjelasan Kadis Pariwisata Ngada Soal Tewasnya Wisatawan Asal Surabaya

Suasana saat evakuasi korban (Susiani Mailoa) yang jatuh di jurang Watunariwowo Lenazia Desa Beja Bajawa, Minggu (26/8/2018). - ISTIMEWA

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Niat untuk menghasilkan gambar (foto) terbaik saat berselfie rupanya dambaan seseorang.

Semua pasti dengan penuh kreatifitas dan aneka model gaya akan dieskplore saat berselfie.

Tentu tujuannya untuk menghasilkan gambar yang untuk bisa disajikan baik untuk kesenangan sendiri maupun untuk di konsumsi publik.

Tapi naas menimpa wisatawan asal Surabaya Jawa Timur ini. Ia adalah Susiani Dewa Mailoa (45). Niat untuk berselfie dan mendapatkan hasil foto yang bagus berlatar belakang bukit dan jurang pupus sudah.

Cita-cita untuk mengambil gambar di Bukit Watunariwowo (Bukit Cinta) di Kampung Lenazia Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada harus kandas ditengah jalan.

Saat hendak berselfie rupanya kaki terpeleset dan jatuh kedalam jurang yang kedalaman 1 Km dan tewas didalam jurang tersebut, Minggu (26/8/2018) sekitar pukul 10.00 Wita.

Rupanya niatnya mengabadikan momen itu harus batal karena ajal menjemput nyawa sang ibu yang memiliki satu orang anak ini.

Momen itu bukan lagi menceritakan gambar (foto) terbaik namun menceritakan bahwa Watunariwowo menjadi saksi bisu nyawa sang ibu melayang.

Kisah berselfie ria di bukit itu hanya kenangan saja. Yang adalah foto sang warga Surabaya mengenakan kain kafan yang sudah terbujur kaku dengan berbagai luka di Rumah Sakit Daerah Bajawa.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang

8 Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Bekasi: Sakti Hati Dibangunkan saat Tidur Pakai Kaki

Berita Populer