Kanal

Usai Umumkan DCS, Dua Caleg Di TTU Memundurkan Diri

Ketua KPU Kabupaten TTU, Hironimus Joni Tulasi - ISTIMEWA

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota 

POS-KUPANG.COM| SOE -– Dua calon legislatif ( Caleg) yang namanya masuk dalam Daftar Caleg Sementara ( DCS) resmi mengajukan surat permohonan diri sebagai Caleg kepada KPU Kabupaten TTU.

Kedua caleg tersebut yaitu, Maria Roswita Taena, Caleg dari PKS nomor urut 10 dari daerah pemilihan (Dapil) 1 dan Maria Magdalena Sonbay, Caleg PKB nomor urut 3 dari Dapil 1.

Hal ini diungkapkan Ketua KPU Kabupaten TTU, Hironimus Joni Tulasi melalui juru bicara KPU Kabupaten TTU, Fidelis Olin kepada pos kupang, Sabtu (25/8/2018) pagi.

Fidelis mengatakan, akan segera bersurat ke PKS dan PKB terkait pemunduran diri dua caleg tersebut. Sesuai regulasi, apa bila pemunduran caleg perempuan mempengaruhi kuota keterwakilan perempuan kurang dari 30 persen, maka Partai Politik wajib mengajukan pengganti caleg yang memundurkan diri tersebut.

Namun apa bila pemunduran diri caleg wanita tidak mempengaruhi 30 persen kuota perempuan di partai tersebut maka tidak wajib mengajukan pengganti caleg yang memundurkan diri.

" Memang kalau caleg wanita regulasi agak berbeda dengan caleg pria jika mengajukan pemunduran diri. Karena amanat UU mewajibkan kuota perempuan minimal 30 persen. Oleh sebab itu, tanggal 1-3 September kita akan kirimkan surat pemberitahuan ke PKS dan PKB untuk mengajukan calon pengganti, sehingga tanggal 4 -10 September merupakan kesempatan bagi partai politik untuk mengajukan calon pengganti,” ungkapnya. 

Nantinya, calon pengganti yang diajukan akan menempati nomor urut caleg yang memundurkan diri tidak bisa ditukar. Hal ini dimaksudkan agar tidak mempengaruhi nomor urut caleg yang lain.

Terpisah, Sekertaris PKS Kabupaten TTU Arif Talan membenarkan adanya caleg dari PKS yang mengajukan permohonan pengunduran diri kepada KPU TTU pasca diumumkan DCS. Dirinya mengaku hingga saat ini belum ada komunikasi dari caleg bersangkutan terkait alasan pemunduran dirinya.

 Pengunduran diri dari Maria Roswita Taena sebagai caleg dari PKS dikatakan Arif tidak mempengaruhi keterwakilan perempuan  dimana persentase keterwakilan perempuan PKS masih di atas 30%.

" Ada satu Caleg kita yang memundurkan diri, tetapi saya juga belumm mengetahui alasa pasti mengapa yang bersangkutan memundurkan diri. Namun saya pastikan kuota keterwakilan perempuan kita masih aman di atas yang dialamatkan UU," tegasnya. (*)


 
 

 
 
 
 
 

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang

VIDEO Isak Tangis Kerabat Korban Pembunuhan Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya Tuhan

Berita Populer