Kanal

"Tragedi Tiang Bendera Silawan" dan Virus Om Valens Doy

Presiden Joko Widodo dan Yohanes Ande Kala di Istana Negara Jakarta, Senin (20/8/2018). - Instagram/Jokowi

Dalam kasus Joni sipemanjat tiang bendera, pemberitaan Pos Kupang seperti tidak ada bekas virus Om Valens. Apalagi jika dikomentari Om Piter. Komentar dengan aksen Ende yang kuat: "kurang tajam" dan "tidak lengkap", "orang mau baca apa". Nada komentarnya datar, tapi agak mengejek.

Jika dua orang itu ini masih ada, saya jamin pemberitaan tentang "tragedi tiang bendera Silawan" akan menjadi rujukan media lain, yang sudah pasti ketinggalan. "Tragedi tiang bendera Silawan" adalah kesempatan untuk update profil Silawan sebagai desa terdepan, desa pinggiran serta profil hidup eks pengungsi sejak tahun 1999. Beruntunglah mengalami bersama Om Valens Doy dan Om Pieter Gontani.*

Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang Cetak

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer