Kanal

Pariwisata Labuan Bajo dan Target Realistis Saat Annual Meeting IMF-WBG 2018

Pesona Pulau Padar, Labuan Bajo, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur. - Facebook/Wolreba Dempol

Oleh Abed Frans
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia NTT

POS-KUPANG.COM - Perhelatan akbar pertemuan para pemimpin dunia di bidang ekonomi dan keuangan dari 189 negara-negara di dunia atau yang disebut Annual Meeting IMF-WBG 2018 sebentar lagi akan dilaksanakan.

Untuk pertama kalinya Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan ini. Bali dengan berbagai pertimbangan yang masuk akal ditunjuk sebagai pusat kegiatan pertemuan tersebut.

Sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang yang mendapat berkah dari kegiatan tersebut. Berbagai infrastruktur penopang sedang dikebut penyelesaiannya, seperti percepatan penyelesaian underpass Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, Patung Garuda Wisnu Kencana, tempat pembuangan akhir.

Bukan itu saja, semua destinasi wisata unggulan yang dipersiapkan untuk menjadi destinasi wisata para peserta pertemuan IMF-WBG pun dipercantik dengan berbagai sarana, sebut saja Labuan Bajo. Kota Labuan Bajo sekarang sedang dibenahi dari sampah dan dirapikan jalan-jalannya dengan pembuatan trotoar.

Baca: BERITA POPULER : Ustadz Abdul Soal Cawapres Prabowo, Ramalan Zodiak, Lowongan di Pertamina

Kampung Ujung yang dulunya digunakan sebagai lokasi pusat kuliner lokal, dipindahkan ke sebuah lapangan di tengah kota. Pelabuhan Marina yang khusus untuk kapal-kapal cruise yang dapat menampung ribuan wisatawan dalam sekali pelayaran pun dikebut pembuatannya.

Begitu pula dengan pelabuhan kapal-kapal phinisi pengangkut wisatawan pun sedang dipercantik. Tentu saja Pemda setempat dan para pelaku usaha pariwisata sangat mengharapkan target kunjungan wisatawan yang tinggi dari acara Meeting IMF-WBG 2018 tersebut.

Hal itu merupakan suatu kewajaran mengingat Labuan Bajo disamping ditunjuk sebagai salah satu destinasi untuk kunjungan wisata para delegasi IMF-WBG tersebut, juga memang Labuan Bajo sedang mendunia dengan Pulau Komodo dan Pulau Padar serta sederetan pulau-pulau cantik lainnya di Labuan Bajo.

Pada kunjungan kami belum lama ini saat mengikuti kegiatan Focus Group Discussion yang dilaksanakan oleh Kementerian Maritim dan Kementerian Ekonomi, kami mungkin perlu merevisi target yang sebelumnya sebanyak lebih dari 1.000 delegasi yang diharapkan berkunjung ke Labuan Bajo.

Baca: 5 Dokter di Drakor Ini Pasti Bikin Kamu Klepek-Klepek, Lihat Yuk!

Secara realistis perlu dikurangi target tersebut. Mengapa demikian? Berikut beberapa masukan atau rekomendasi yang bisa kami berikan setelah mengikuti FGD.

Halaman
123
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang Cetak

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer