Kanal

Tinggalkan Konsep Princes, Orang Kupang Suka Pernikahan Bertema Rustic

- ISTIMEWA

"Di Kota Kupang yang sudah pernah menggunakan konsep rustic di Hotel Aston, untuk pasangan pengantin Raegen Latif dan Ratih Ballo. Di Suba Suka untuk pasangan pengantin Zainab Munawir Kasaah dan Idham Khalik M," beber Yeni.

Ia mengungkapkan, masih ada tiga pasangan pengantin lagi yang akan melangsungkan pernikahan dengan konsep rustic.

"Beberapa wedding yang ditangani harus dibicarakan dulu keinginan dari pengantin. Saya mewujudkan impian pengantin. Memang ada juga yang masih mau konsep princes tetapi kebanyakan anak muda sekarang lebih suka rustic," ujar Yeni.

"Kalau disepakati pengantin, saya kemukakan ide-ide saya mau dekornya seperti ini, diskusi konsep, foto boot seperti apa, panggung, bunga jalan seperti apa. Saya yang mewujudkan idenya kalau mempelai mau tambahakn ini dan itu atau kurangi ini dan itu, terserah tetapi saya harus punya konsep dulu sehingga bisa ditawarkan. Intinya harus tahu dulu, disesuaikan dengan gaun. Misalnya gaunya biru dan gold, saya dekor menyesuaikan dekor seperti apa," katanya.

Untuk biaya, katanya, karena yang dikerjakan selalu dengan ide-ide yang baru, sehingga harga disesuaikan dengan kerumitan pengerjaan dekorasi. Pengusaha dekorasi lainnya,
Kain Jela, mengaku 'musim nikah' selama bulan Juni dan Juli menambah pundi-pundinya. Ia justru kewalahan karena banyaknya pesanan. Walaupun begitu dirinya senang mendapat banyak pelanggan. Bulan Juni lalu, ia sudah melayani dekorasi di empat acara.

"Yang sudah selesai di dekorasi ada empat acara. Tapi beberapa bulan ke depan, saya juga sudah ada pesanan. Ada tiga acara yang akan memakai jasa kami dalam beberapa bulan ke depan," jelas Kain Jela saat ditemui Jumat (22/6/2018)

Terkait harga, para pelanggan tak perlu merogoh kocek terlalu besar. Usaha yang diberi nama Intan Gellery ini, hanya mematok harga sebesar Rp 8 juta.

Menurutnya, harga tersebut tidak terlalu besar jika dibandingkan kualitas dekorasi yang ditawarkannya. "Delapan juta sudah termasuk sangat murah karena dekorasi pelaminan juga menggunakan panggung. Dan pemilihan warna, itu sesuai dengan kemauan pelanggan," imbuhnya.

Tak hanya dekorasi panggung, harga yang sudah dipatok tersebut sudah termasuk dekorasi kamar pengantin dan gereja. "Itu sudah termasuk pakaian pengantin pria dan wanita serta tata rias. Kami juga sediakan kue pengantin dan bonus kue tamu berjumlah 200 potong serta peralatan makan lainnya," jelas salah satu pegawai di KPU NTT ini. Khusus untuk gaun pengantin bisa mengganti hingga tiga jenis busana.

Selain di Kota Kupang, jasa dekorasi miliknya juga sudah melayani permintaan yang datang dari Pulau Semau, SoE (Timor Tengah Selatan), Kefamenanu (Timor Tengah Utara) dan Atambua (Belu). Ia berprinsip kepuasan pelanggan adalah hal yang utama dan tidak sekedar mengejar keuntungan semata.

Halaman
123
Penulis: Apolonia Matilde
Sumber: Pos Kupang Cetak

Sebelum Tewas, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat: Mama Papa Maafin Kakak Sudah Buat Marah

Berita Populer