Kanal

Drivers for Change: Catatan Inspiratif Anak Muda Mollo dari Inggris (5)

Aktivitas peserta Drivers for Change di Inggris - FOTO DICKY SENDA

Makan Malam Bersama Aktor Michael Sheen

Oleh Dicky Senda

POS-KUPANG.COM - Kami memulainya dengan tur keliling kota Edinburgh, kota tua yang cantik namun juga punya persoalan homeless yang serius. Tapi menariknya kami diajak bertemu dengan jaringan komunitas SE di Grassmarkets yang bekerja bersama untuk menjawab persoalan kaum tunawisma, termasuk Invisible (Edinbrugh) yang menjadi tour operator kami pagi itu.

Kami belajar tentang SE pagi itu justru bukan dari keasyikan melihat kastil dan bangunan tua atau taman kota yang indah di bawah langit biru musim panas. Kami belajar SE justru dari Paul sang pemandu wisata yang baru 6 bulan bergabung dengan Invisible Edinburgh dan beliau adalah seorang mantan homeless!

Dari semangat bertutur Paul dan cara pandang terhadap kotanya, saya menemukan sisi lain membangun proyek SE yang lebih humanis. Kami diajak menyusuri sudut kota dengan pemandangan muram kaum tunawisma sekaligus pemandangan indah yang membuat Paul yakin pada masa depannya. Kok bisa semudah itu? Di tengah perjalanan kami di bawah ke beberapa titik tempat perubahan dan harapan untuk orang-orang seperti Paul berasal.

Saya melihat di Edinburgh, mengerjakan proyek SE dengan visi misi yang kuat tidak bisa sendiri. Mereka memanfaatkan betul jaringan dan ekosistem yang terbangun. Ibaratnya bukan ikan yang diberikan, tapi juga kail.

Di Grassmarket, kaum tunawisma tidak saja diberi makan secara regular di beberapa restoran yang berjejaring dengan mereka, tapi kesempatan-kesempatan lebih tinggi diberikan melalui berbagai jenis pelatihan hingga penempatan kerja.

Aktivitas para peserta Drivers for Change di Inggris (FOTO DICKY SENDA)

Misalnya para tunawisma dilatih menjadi pemandu wisata, lagi-lagi revenue dari usaha ini diinvestasikan untuk meningkatkan lebih banyak ketrampilan dan lapangan pekerjaan bagi para tunawisma.

Di Grassmarket ini tidak saja ada Invisible (Edinburgh), tapi ada banyak lagi usaha sosial yang memakai dan melipatgandakan penghasilan mereka untuk investasi yang lebih besar, memberikan kesmepatan kepada lebih banyak orang untuk maju.

“Saya punya anak laki-laki remaja, saya harus lepas dari masalah ini jika tidak anak saya akan meniru apa yang saya lakukan (sebagai homeless),” terang Paul. Paul mengajarkan banyak hal kepada kami hari itu.

Halaman
1234
Editor: Putra

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer