Kanal

Bahaya Kandungan Kimia dalam Kuteks dan Tips Aman Menggunakannya

Ilustrasi Kuteks - KOMPAS.COM

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Sebagian besar kaum wanita gemar memoles kuku dengan kuteks aneka warna. Tahukah kamu, penggunaan kuteks yang mengandung bahan kimia menyimpan bahaya?

Penelitian yang dilakukan The Environmental Working Group dan Duke University menunjukkan, kuteks mengandung bahan kimia berbahaya yang disebut triphenyl phopshte atau TPHP.

TPHP biasa digunakan untuk membuat plastik dan untuk penghambat api dalam furnitur busa. Dalam penelitian ini, peneliti menguji urin dari 26 wanita sebelum dan sesudah menggunakan kuteks.

Baca: Ini Rekomendasi Seminar dan Lokakarya Saat HUT ke-71 Koperasi di Manggarai

Peneliti mencari Diphenyl Phosphate (DPHP), zat kimia yang dibuat oleh tubuh ketika memetabolisme TPHP.

Hasilnya, 2-6 jam setelah memoles kuteks, urin 24 dari 26 wanita ini mengandung DPHP yang lebih tinggi dibanding sebelum menggunakan kuteks.

TPHP dapat mengganggu hormon manusia. Pada hewan, TPHP dapat mengganggu proses reproduksi dan perkembangan.

Meski demikian, perusahaan kosmetik tetap menggunakannya karena zat tersebut membuat kuteks lebih fleksibel dan awet.

Hasil dari penelitian itu menunjukkan, wanita memiliki TPHP lebih tinggi dibanding pria karena kaum wanita banyak menggunakan produk berbahan kimia.

Penggunaan kuteks dapat memengaruhi paparan TPHP untuk jangka pendek. Sementara, penggunaan secara rutin dapat berpengaruh dalam jangka panjang.

Tips aman pakai kuteks

Namun, ada tips aman menggunakan kuteks. Berikut ini langkah-langkahnya:
Minimalkan penggunaan; gunakan kuteks hanya pada salah satu, jari-jari kaki atau jari-jari tangan; jangan aplikasikan kuteks pada keduanya. Lebih baik lagi jika membiarkan kuku-kuku Anda bersih apa adanya.

Hindari produk yang mengandung toluene, formaldehyde, atau dibutyl phthalate. Jika harus menggunakan kuteks, pakailah sendiri, jangan hirup, jangan hirup bau kuteks yang muncul setelah diaplikasikan. Bau tersebut bisa merupakan indikasi bahwa kuteks mengandung bahan yang berbahaya, lakukan di ruang dengan ventilasi yang baik. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer