Kanal

Sikapi Proyek Kantor Bupati Sikka, Kadis dan Sekretaris Dinas PUPR Beda Sikap

Kantor Bupati Sikka yang belum rampung di Jalan El Tari,Kota Maumere, Pulau Flores, Rabu (14/3/2018). - Brigita Dina Febriani

Laporan, Brigita Dina Febriani

POS KUPANG.COM|MAUMERE - Sikap  simpangsiur muncul di pihak  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Kabupaten   Sikka  dalam proyek  pembangunan   Kantor  Bupati  Sikka  di Jalan  El Tari, Kota Maumere.

Dua  pekan  lalu,  Kepala  Dinas   PUPR,  Tommy Lameng,  Pelaksana  tugas  (Plt)  Bupati   Sikka,  Drs.Paolus Nong  Susar,  pejabat  pembuat komitemen  (PPK) menggelar  rapat konsultasi dengan  Plt Ketua  DPRD   Sikka,  Donatus David.

Para ketua  fraksi menyepakati menghentikan semua  aktivitas proyek semenjak   tambahan  waktu  pertama 40  hari.

Baca: Saat Bagikan APK, Ketua KPU NTT Maryanti Luturmas Ingatkan ini Kepada Paslon dan Tim

Namun  dalam pertemuan dengan  Pansus LKPJ Bupati  Sikka  2017,  Rabu   (14/3/2018),  Dinas  PUPR  mengajukan tambahan (addendum)  50 hari  kerja.

Sekretaris  Dinas  PUPR,  Boy  Satrio  mengatakan  tidak ada pemutusan kontrak dengan  kontraktor  PT.Palapa  Kupang  Sentosa.

Penambahan  waktu itu menyulut kekecewaan  Ketua  Fraksi  Gerindra, Supriance Merison Botu.  

Merison  pertanyaan  perbedaan penjelasan  yang disampaikan Kadis   PUPR dan Sekretaris Dinas PUPR.

Baca: Penjelasan BNP2TKI Terhadap Penanganan Jenazah TKI Milka Boymau, Ada Surat Wasiatnya

Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer