Kanal

Membeli Barang Curian, Paskalis Mengaku Ini Pelajaran Berharga

Urbanbuzz Ilustrasi aneka telepon genggam bermerek Nokia. - Shutterstock.com

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM|RUTENG--Ini peringatan sekaligus imbauan bagi warga Kota Ruteng agar jangan cepat dan mudah percaya kalau membeli barang yang tidak diketahui asal usulan.

Jika tidak maka anda pasti akan berurusan dengan hukum seperti kisah yang dialami Paskalis Agun alias Is, warga Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong.

Is yang ditangkap Buser Polres Manggarai,Rabu (13/12/2017) siang atas dugaan kasus pencurian di Kota Ruteng buka suara atas apa yang ia alami.

Is ikut ditangkap dan diperiksa karena membeli hasil curian tanpa ia tahu asal muasal barang tersebut.

Is yang ditemui Pos Kupang di Kelurahan Golo Dukal, Kota Ruteng, Jumat (15/12/2017) malam mengaku menyesal lantaran namanya disebut karena membeli HP yang bukan dari pemiliknya.

"Ini pelajaran bagi saya agar ke depan saya waspada dan jangan mudah percaya kalau orang menawarkan barang yang harganya murah,"ujar Is.

Is menjelaskan, dirinya ditangkap karena membeli HP curian milik Thomas Jamal, warga Kumba, Kelurahan Satar Tacik.

"HP merk xio mi saya beli dari Wihelmina Cembes,warga Kumba, Kelurahan Satar Tacik. HP itu saya beli seharga Rp 900 ribu. Saya juga tidak tahu kalau HP yang saya beli dari Wihelmina adalah HP curian. Kalau tahu hasil curian pasti saya tidak mungkin beli," ujar Is.

Is menuturkan, tindakannya membeli HP itu membuatnya ikut ditangkap polisi sehingga diperiksa aparat Penyidik Polres Manggarai. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer