Kanal

Stevanus Pertahankan Sabuk Juara, Panen Bonus dari Andhy Gani Nena Wea

Andhy Gani Nena Wea Komut BUMN PP menyematkan sabuk juara kepada Stefanus Nana Bau - ISTIMEWA

POS KUPANG.COM - Memeriahkan Hari Pahlawan 10 November 2017, Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Flobamora dan WL Boxing Promotion menggelar pertandingan tinju bertajuk Flobamora Big Fight Boxing 2017 di GOR Otista Jakarta, Jumat (10/11) malam.

Sebanyak 12 petinju dari beberapa sasana di Jakarta tampil berlaga di partai utama dan tambahan, sedangkan 4 petinju di partai eksebisi. Dua petinju asal NTT tampil meyakinkan, Stevanus Nana Bau di kelas terbang 58,8 kg dan Thomas Tupe Hurek di kelas terbang 50,8 kg, dari King Lembata Boxing Camp menang angka angka atas lawannya.

Di partai utama, bertanding di kelas terbang 50,8 Kg, Stevanus Nana Bao dari King Lembata Boxing Camp (BC) Jakarta melawan Madit Sada dari Gobel Boxing Camp Jakarta.

Dalam duel 12 ronde yang dipimpin Teguh Tambunan tersebut,
Stevanus yang kini juara nasional versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI), berhasil mengalahkan lawannya yang juga peringkat 2 nasional ATI. Hakim pertandingan Giana Saleky, Philipus Elungan dan Rcky Joe memberikan kemenangan secara majority decision kepada Stevanus.

Dengan hasil tersebut, Stevanus yang kelahiran Atambua, Kabupaten Belu, berhak atas sabuk kehormatan Komisaris Utama BUMN PT. Pembangunan Perumahan Jakarta Andhy Gani Nena Wea. Stevanus saat ditemui setelah pertandingan mengaku Madit Sada adalah lawan yang lumayan berat,

"Madit bermain cukup bagus di ronde awal, saya hanya kesilitan masuk karena posturnya yang tinggi dan kelebihan jangkauannya sehingga saya harus sabar. Dan memang ketenangan di ring yang jadi kunci keberhasilan saya," kata Stevanus yang mengaku mempersembahkan kemenangan tersebut untuk orang tua dan masyarakat NTT.

Sementara itu, Willem Lojor selaku promotor mengaku senang dengan hasil pertandingan malam mini, dengan demikian impian Lojor untuk mengelar pertandingan internasional buat Stevanus menjadi juara dunia bisa menjadi kenyataan.

Stevanus main pakai otak. Dia cerdas dan bisa menghindar dan mengambil waktu yang pas untuk melepaskan pukulan. Bertinju tidak hanya menggunakan tenaga tetapi juga otak," kata Lojor.

Pria asal Lembata itu berjanji dalam tiga bulan ke depan bakal melakukan pertandingan bagi Stevanus untuk menantang juara dunia dari Thailand, karena itu butuh dukungan dari banyak pihak sehingga bisa lahir juara dunia dari NTT dan King Lembata Boxing Camp.

"Kita tidak sabar lagi untuk mengorbitkan putra terbaik NTT asal Belu ke pertandingan internasional, harus ada dukungan dari semua stock holder khususnya pemerintah dan kerjasama dengan berbagai pihak, karena laga menuju juara dunia butuh dana yang tidak sedikit, namun yang terpenting dukungan moril dari FKM Flobamora dan masyarakat diaspora NTT bisa jadi amunisi yang sangat kuat bagi kami dalam merancang pertandingan internasional. " imbuh Ketua Panitia Pelaksana
Flobamora Big Fight Boxer 2017 Frans Watu.

Halaman
123
Editor: Ferry Ndoen

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer