Kanal

Mershinta Ayu Rahmadani Mulai dari NTT

Mershinta Ayu Rahmadani - POS KUPANG/ARIS NINU

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Suasana Kota Maumere, Ibukota Kabupaten Sikka hari-hari ini agak berbeda dibandingkan sebelumnya. Sejak Jumat (4/9/2015) lalu ratusan orang dari luar Kabupaten Sikka, bahkan NTT berdatangan ke Maumere.

Mereka adalah peserta Kongres XIX Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Dari ratusan peserta kongres, salah satunya gadis asal Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur Mershinta Ayu Rahmadani.

Ditemui Pos Kupang di Kampus Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, seusai pembukaan Kongres XIX GMNI, Sabtu (5/9/2015), gadis kelahiran Blitar tanggal 5 Maret 1993 mengatakan, ia pernah mengunjungi sejumlah daerah di NTT. Ia menyebut antara lain Kota Kupang dan Semau. Mershinta melihat NTT memiliki kekayaan wisata alam yang luar biasa.

"Saya sudah pernah ke NTT. Dan, sekarang saya ikut Kongres GMNI di Maumere. Kehadiran saya di Pulau Flores ini sebagai wujud dari upaya muda-mudi bangsa membangun kedaulatan maritim. NTT yang adalah wilayah kepulauan sangat cocok menjadi poros kemaritiman Indonesia.

Hal ini dilihat dari wilayah yang 80 persen adalah kepulauan. Kekayaan alam laut sangat melimpah dan tidak menutup kemungkinan menjadi pusat peradaban maritim Indonesia, seperti masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya," kata mahasiswi semester lima Universitas Islam Blitar ini.

Perempuan yang bercita-cita menjadi pengacara ini mengatakan, Kongres GMNI yang diselenggarakan di Kota Maumere diharapkan dapat mendorong pemuda-pemudi lokal (NTT) untuk meningkatkan kreativitas mereka dalam merajut kedaulatan kemaritiman dan pengolahan kekayaan laut di daerah ini.

Panasnya cuaca di Kota Maumere tidak menyurutkan semangat Mershinta untuk mengikuti pembukaan dan kegiatan lanjutan Kongres XIX GMNI. Ia tampak ceria di tengah teriknya mentari siang itu.

"Tentu sangat disayangkan ketika Indonesia yang merupakan negara dengan wilayah laut terluas pertama di dunia tidak dapat mengelola kekayaannya sendiri. Mari pemuda pergerakan seluruh Indonesia bergotong-royong membangun kedaulatan maritim mulai dari NTT saat ini. Merdeka!" katanya.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang Cetak

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer