Kanal

Orang Tana Ai Pasti Bisa

KOMUNITAS KKTA --- Para pengurus dan anggota Kerukunan Keluarga Tana Ai (KKTA) Kupang usai acara Gathering KKTA di Kupang beberapa waktu lalu. - POS KUPANG/NOVEMY LEO

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Puluhan pelajar, mahasiswa, dosen, ibu rumah tangga, tokoh masyarakat Tana Ai dan para pengurus Kerukunan Keluarga Tana Ai (KKTA) di Kupang antusias mengikuti Gathering KKTA di Kupang beberapa waktu lalu.

Gathering yang mengangkat tema 'Visi dan Motivasi untuk Kemajuan Bersama, Empowering Your Life and Talents' ini dibawakan oleh HR & GA Manager PT Pura Barutama Unit Paper Mill Group Kudus, Tri Vendy Leo.

Kegiatan ini berlangsung secara kekeluargaan selama 2 jam lebih dengan agenda diskusi dan permainan menarik. Hadir sejumlah pengurus KKTA Kupang dan tokoh masyarakat Tana Ai, seperti JL Leo, Roberth Rogan dan Anton.

Dalam Gathering KKTA itu, Vendy mengatakan, setiap manusia dilahirkan dengan membawa gen tertentu yang menjadi watak dasarnya. Namun hal ini bukanlah kondisi final yang akan membentuk karakter dan masa depan kebahagiaan hidupnya.

Karena dalam menjalani kehidupan, kita akan melalui proses perjumpaan dengan keluarga dan berbagai orang dengan ekonomi, status sosial, ras, suka, agama dan kondisi lainnya yang berbeda. Perjumpaan itulah yang akan bisa ikut mempengaruhi kebiasaan, perilaku, sikap, karakter dan kepribadian kita selanjutnya.

Vendy yang juga berasal dari Tana Ai ini mengajak orang Tana Ai untuk mau memberdayakan dirinya. Pemberdayaan dimaksud yakni kemampuan untuk dapat mengenali potensi dan kekuatan diri serta menginspirasi diri agar mau dan mampu memaksimalkan potensinya untuk mencapai kehidupan yang optimal bersama Tuhan dan sesama.

"Kita harus benar-benar bisa mengenal diri sendiri sehingga kita tahu potensi dan talenta kita untuk bisa dikembangkan. Kita akan dapat melakukan apa saja yang kita inginkan dengan syarat kita harus sangat menginginkannya. Kalau orang lain bisa, maka kita, orang Tana Ai, juga pasti Bisa. Keluarlah dari zona nyaman dan kembangkanlah potensi diri sehingga orang Tana Ai bisa menjadi orang yang hebat," ajak ayah dari Aldrick ini.

Bagaimana caranya? Yakni memberdayakan dan mengembangkan potensi diri serta karakter, pengetahuan dan keterampilan agar mampu bertumbuh menjadi pribadi yang utuh dan bahagia.

"Kalau dulu orang menganggap orang Tana Ai itu bukan siapa-siapa, maka sekarang sudah waktunya orang Tana Ai bangkit untuk menunjukkan potensinya sehingga kita bisa menjadi mutiara atau batu akik yang banyak diburu orang. Orang Tana Ai pasti bisa," kata Head of Training Development Paper Mill Group ini.

Senior Outbond Trainer dan Motivator ini menambahkan, ada empat point yang harus bisa dijalankan setiap pribadi dalam kehidupannya. Pertama, melepaskan rasa khawatir dan takut.

Karena khawatir dan takut hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yang belum tentu terjadi sehingga kebanyakan hal yang dikhawatirkan dan ditakutkan itu tidak pernah terjadi. Kedua, berusahalah menjadi pribadi yang positif.

Untuk itu bertemanlah dengan orang yang berpikiran positif dan terlibat dalam kegiatan positif. Jauhi pikiran negatif.

"Ingat bahwa setiap pemikiran negatif dan positif akan sangat berkaitan dengan tindakan yang akan dilakukan. Setiap tindakan akan menunjukkan nilai dari kita dan nasib kita bergantung pada nilai yang diberikan orang terhadap kita. Positiflah dan santunlah dalam pikiran, perkataan dan perbuatan," kata suami dari Devi Kurniawati ini.

Ketiga, teruslah bersyukur atas hal kecil dan besar, dalam suka dan duka yang kita alami. Keempat, berhentilah mengeluh. Kelima, komitmen dan bertanggung jawab. Dan keenam, kreatif yakni berani mencari cara berbeda yang positif dan lebih efektif dan bermanfaat dalam kehidupan. "Dan hal terpenting yakni percayakan kehidupan kita kepada Tuhan," kata HR Development & Management System Trainer ini.

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang Cetak

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer