Kanal

Rochadi Iman Santoso: Menyapu Rumah Sampai Bersih

KELUARGA --- Rochadi Iman Santoso, SH, MH, bersama keluarga yakni istri Haslinawati dan kedua anaknya, Larassati Indah Lestari (berdiri kanan) dan Galih Ario Seno (berdiri kiri). - istimewa

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Sejak memimpin Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhukham) NTT di Kupang, Rochadi Iman Santoso, SH, MH, para pegawai di Kemenhukham lebih disiplin bekerja.

Bagaimana tidak, Rochadi sangat mengedepankan disiplin sehingga tak heran jika ada pegawai yang sampai bermuka 'merah' lantaran kena teguran. Rochadi juga sangat konsen 'menggenjot' tampilan dan informasi up to date pada laman webside http://ntt.kemenkumham.go.id/ milik Kemenhukham NTT.

Menurut Rochadi, semua itu dilakukan untuk bisa meningkatkan profesionalisme jajaran kemenhukham sekaligus bisa mewujudkan program Ayo Kerja Kami PASTI.

Bagaimana cara Rochadi mewujudkan program Menteri Hukum dan HAM RI itu? Disampaikannya dalam wawancara eksklusif dengan wartawan Pos Kupang, OMDSMY Novemy Leo, di ruang kerjanya, bulan Juli 2015 lalu.

Bagaimana kesan Anda setelah memimpin Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhukham) NTT di Kupang ini?

Kesannya saya enjoy sekali. Saya merasa saat tiba di Kupang, semuanya welcome, khususnya para kadiv dan seluruh jajaran Kemenhukham NTT sama-sama saling mendukung.

Bagi saya hal ini adalah suatu kondisi yang positif dan harus kita pertahankan dan ditingkatkan lagi. Saya pesan kepada mereka bahwa kita harus bekerja cepat dan harus bisa mengikuti program pusat, yang berslogan 'Ayo Kerja Kami PASTI'. Dan, saya optimis, jika kita semua yang ada di 26 UPT yakni di 21 lapas/rutan dan 5 kantor Imigrasi ini bisa bergandengan tangan dan bekerja maksimal sesuai target, maka program itu akan terwujud.

Saya melihat sejak Snda memimpin Kemenhukham NTT, akses informasi publik yang ada pada web Kemenhukham NTT lebih cepat sampai dan up to date. Ini adalah salah satu terobosan Anda, apa pertimbangan dan manfaatnya menurut Anda?

Bagi saya, kantor-kantor pemerintahan harus punya website. Sebelum saya ada, web Kemenhukham NTT bernama http://ntt.kemenhukham.go.id memang sudah ada, namun belum diolah maksimal. Karenanya saya memacu staf terkait untuk lebih mengoptimakan web yang sudah ada.

Manfaatnya tentu banyak sekali ya, seperti kita bisa mempromosikan keberadaan nama instansi kepada masyarakat dunia umumnya serta masyarakat Indonesia atau NTT khususnya. Kita juga dapat menyediakan informasi yang lengkap tentang profil instansi, visi dan misi, fasilitas- fasilitas yang disediakan, informasi mengenai layanan service yang diberikan.

Halaman
1234
Penulis: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang Cetak

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer