Kanal

Dituntut 5 Tahun Heri Siku Enggan Bersalaman dengan Jaksa

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Terdakwa kasus pembangunan Pasar Alok di Maumere, Ir.Zakarias Heriando Siku alias Heri dituntut pidana selama lima tahun penjara.

Usai mendengar tuntutan ini, Heri enggan bersalaman dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang tuntutan ini berlangsung di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (23/7/2015) sore. Sidang dipimpin majelis hakim Ida Bagus Dwiyantara, S.H, M.Hum didampingi Jult M Lumban Gaol, Ak dan Jamser Simanjuntak, S.H dibantu panitera pengganti, Hana Fenat,S.H.

Heri Siku saat pembacaan tuntutan didampingi Penasehat Hukumnya, Drs. Ben Hadjon,S.H.

Pembacaan tuntutan setebal halaman ini secara bergantian oleh JPU Kejari Maumere, Jeremias Pena,S.H dan Noven Bulan,S.H,M.Hum.

Dalam tuntutan JPU mengatakan terdakwa terbukti secara sah melakukan korupsi pembangunan Pasar Alok di Kabupaten Sikka tahun 2006/2007.

JPU menuntut Heri Siku dengan pidana penjara selama 5 tahun. Heri juga dibebani denda Rp 200 juta sub sidair 6 bulan.

Usai pembacaan tuntutan dan majelis hakim ketua mengetuk palu tanda sidang ditutup. Heri bangun dari kursi dan hanya berjabat tangan dengan majelis hakim dan penasehat hukumnya. Sedangkan terhadap JPU, nampak Heri enggan berjabat tangan.

Terdakwa didakwa dengan dakwaan primair dan sub sidair. Sementara unsur perbuatan pidana yang didakwakan dinyatakan terpenuhi atau terbukti secara sah. JPU menyatakan, Heri terbukti melanggar dakwaan primair.

Baik unsur setiap orang, perbuatan melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri, orang lain dan suatu korporasi serta unsur merugikan keuangan negara.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang Cetak

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer