Kanal

PUISI-PUISI JOHN TUBANI

Rasa yang Tak Pernah Mati
 
Rasa yang tak pernah mati
Terus merobek rongsokan hati
Berkumandang tanpa lelah
Bagaikan hentakan letusan merapi
Seisi persada gempar meratapi
 
Rasa yang tak pernah mati
Terus merias para pertapa kota metropolitan
Macet khusuk diteriaki cosmopolitan
Menyambar bagaikan gemuruh Guntur
Hamparan prahara terpelihara
 
Rasa yang tak pernah mati
Terus merenggut nyawa biasan pelangi
Meluruh asa gadis dusun
Kemudian tercium bau kecut
Tanah tandus diembuni keringat
 
Rasa yang tak pernah mati
Menjelma bagaikan cinderela bugil
Lekukan tubuhnya molek
Serupa pisang moleng ina sabu
Menggugah selera pemburu fantasi
 
Rasa yang tak pernah mati
Tercebur dalam pikiran
Melebur dalam hidup
Hidup yang tiada usai
usianya kekal
Atas nama titah
 `nafsu'
 
 

Pemimpi
 
Jemari rembulan menari
Kuterlelap dalam mimpi
Sebait elegi rindu menemani
Pada lembaran sepi
Malam ini
 
Jemari mentari menari
Kuterbangun lalu  mencari
Sepotong kisah yang terlewati
Pada episode mimpi
Malam minggu tadi
 
Jemari lentik menari
Menarikan sejuta tanya
Tanyakan arah langkah
Langkah sajak-sajak pemimpi
Pemimpi yang terabaikan
(tersungkur lalu mati)
 
 
 
Senja
 
Ingin kucabik jantungmu senja!
sebab kau telah menafasi amarahku
pada maha indahmu.
Akankah kau tetap membawa hati kekasihku?
kali ini darahmu senja
tak kubiarkan mengaliri nadimu!
sebab sudah seabad berlalu,
ia terus membisu
mengagumimu
memaksaku indah,
semegahmu
 
 
 
Ini Cinta Darimu
 
Kukenang nadamu
Pada jalan yang pernah kau singgahi
Ku kenang senyummu
Pada mimpi yang kau titipkan padaku semalam
Ku kenang tangismu
Pada luka yang telah kau goresi dalam jiwaku
Rindu dan sepi
Senantiasa mencumbuiku
Ingin kukecup keningmu
Ingin kubelai rambutmu
Walau hanya dalam mimpi
Ketika kuterbang bersamamu
Dalam alam angan cintaku
Sayang,,,
Mengapa sepagi ini kita berpisah,,,?
Kemanakah akan kutambatkan
Selaksa rasa cinta yang belum sempat terungkap?
Haruskah aku membenamkan
segudang kasih sayang ini bersama mentari?
Tidakkah kau sadari bahwa semuanya itu milikmu ?
Sayang,,,
Ingin kutangisi perpisahan ini
Ingin kukutuk cintaku bersamamu
Ingin kuabadikan rasa benci padamu
Namun aku tak sanggup melakukannya
Karena sejujurnya
Dari cintamu
Aku ada untuk mencintai.

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer